Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

AKPY, BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatithan Budidaya Sawit untuk Pekebun Kalsel

2 Juli 2026
in Headline, Smallholder
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatithan Budidaya Sawit untuk Pekebun Kalsel

Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Ditjen Perkebunan, yang diselenggarakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY)/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Banjarbaru – Peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat tidak hanya bergantung pada penggunaan benih unggul atau pemupukan yang tepat, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia (SDM) pekebun.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Karena itu, penguatan kompetensi melalui pelatihan menjadi investasi jangka panjang untuk membentuk pekebun yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu mengelola kebun secara modern.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Ditjen Perkebunan, yang diselenggarakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY).

Diadakan pada 27 Juni–2 Juli ini diikuti 118 peserta dari Kabupaten Tanah Bumbu – Kalimantan Selatan, terdiri atas 84 pekebun sawit dan penyuluh pada tiga kelas Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit serta 34 peserta pada satu kelas Pelatihan Teknik Pemetaan Kelapa Sawit.

Wakil Direktur AKPY, Dr. Idum Satia Santi, menegaskan bahwa tantangan industri sawit saat ini menuntut perubahan cara berpikir pekebun. Perubahan iklim, meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), tuntutan pasar terhadap produk berkelanjutan, hingga perkembangan teknologi membuat pekebun tidak lagi cukup mengandalkan pengalaman semata.

“Keberhasilan sawit tidak hanya tergantung pada bibit unggul ataupun pupuk, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas manusianya, kualitas petaninya. Karena itu investasi terbaik bukan hanya membeli pupuk atau alat panen, tetapi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Ilmu yang diperoleh akan terus memberikan manfaat bagi kebun maupun keluarga,” ujarnya.

Menurut Idum, pelatihan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, profesionalisme, serta efisiensi usaha pekebun. Melalui pembelajaran yang sistematis, peserta didorong memahami teknik budidaya yang benar sekaligus mampu menerapkan prinsip-prinsip perkebunan berkelanjutan dalam pengelolaan kebun.

Materi budidaya yang diberikan mencakup penerapan Good Agricultural Practices (GAP), mulai dari pemeliharaan tanaman, pemupukan berimbang, pengendalian hama dan penyakit, hingga konservasi tanah dan air. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pemetaan kebun sebagai dasar pengelolaan lahan yang lebih presisi.

“Dengan mengetahui luas yang sebenarnya, batas lahan, kondisi tanaman, hingga fasilitas kebun, maka setiap kegiatan budidaya dapat dilakukan lebih tepat sasaran. Budidaya dan pemetaan harus berjalan beriringan untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit,” jelasnya.

Lebih dari sekadar transfer pengetahuan, pelatihan juga diarahkan untuk membangun pola pikir baru bahwa pekebun masa depan harus menjadi pelaku usaha yang profesional.

Kemampuan memanfaatkan teknologi, melakukan pencatatan usaha tani, mengambil keputusan berdasarkan data, hingga menerapkan prinsip keberlanjutan menjadi kompetensi yang harus dimiliki agar usaha perkebunan semakin efisien dan kompetitif.

“Saya yakin peserta dari Kabupaten Tanah Bumbu memiliki semangat belajar yang tinggi. Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi, bertukar pengalaman dengan narasumber maupun sesama peserta agar ilmu yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan di kebun masing-masing,” kata Idum.

Komitmen peningkatan kapasitas SDM pekebun juga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu, Agus Dwi Wahyono, menilai peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan agar pekebun mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.

Menurutnya, pelatihan budidaya tidak dapat dipisahkan dari materi panen, pascapanen maupun pemetaan lahan karena seluruh aspek tersebut saling berkaitan dalam meningkatkan produktivitas kebun.

“Kalau hanya memahami budidaya tetapi tidak menguasai panen dan pascapanen, hasilnya tentu belum maksimal. Semua materi saling berkaitan sehingga harus dipelajari secara berkesinambungan,” ujarnya.

Agus menjelaskan, penguasaan teknik budidaya yang benar menjadi modal utama bagi pekebun untuk memperoleh hasil optimal. Mulai dari pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, pengaturan jarak tanam, pemeliharaan tanaman hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman harus dipahami dan diterapkan secara konsisten.

“Memiliki lahan yang luas saja tidak cukup. Petani juga harus memahami teknik budidaya yang benar agar hasil produksi bisa maksimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, drh. Suparmi, menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan fondasi pembangunan perkebunan sawit yang produktif dan berdaya saing.

Menurutnya, pelatihan merupakan investasi jangka panjang karena ilmu yang diperoleh peserta akan terus diterapkan di lapangan sekaligus ditularkan kepada pekebun lainnya.

 

“Yang dilakukan hari ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membangun perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Peningkatan kualitas SDM menjadi bagian penting agar pekebun mampu menghasilkan kebun yang lebih produktif dan berdaya saing,” ujarnya.

Melalui penguatan kompetensi, peningkatan keterampilan, serta perubahan pola pikir menuju pengelolaan kebun yang lebih modern, Program Pengembangan SDM Perkebunan diharapkan mampu melahirkan pekebun yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan industri, dan siap meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan secara berkelanjutan.

 

Tags: #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta#Badan Pengelola Dana Perkebunan#budidaya#kelapa sawit#produktivitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Harga Biodiesel Desember 2024 Naik Menjadi Rp14.389 per Liter

Harga Biodiesel Desember 2024 Naik Menjadi Rp14.389 per Liter

12 Desember 2024
BPDP Tampilkan Inovasi UMKM Turunan Sawit di Pekan Inovasi dan Investasi Sumut 2026

BPDP Tampilkan Inovasi UMKM Turunan Sawit di Pekan Inovasi dan Investasi Sumut 2026

15 Juni 2026
Angkutan CPO  KAI Naik 18 Persen Jadi 374.098 Ton, Perkuat Rantai Pasok Sawit Nasional

Angkutan CPO KAI Naik 18 Persen Jadi 374.098 Ton, Perkuat Rantai Pasok Sawit Nasional

6 Agustus 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?