Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sinar Mas Agribusiness and Food dan Universitas Cenderawasih Dorong Pelestarian Biodiversitas Papua

8 Juli 2026
in Headline, Korporasi
Sinar Mas Agribusiness and Food dan Universitas Cenderawasih Dorong Pelestarian Biodiversitas Papua

Sinar Mas Agribusiness and Food bersama Universitas Cenderawasih (UNCEN) mendorong penguatan kolaborasi multipihak dalam mendukung pelestarian biodiversitas Papua melalui seminar bertajuk “Burung Cenderawasih di Lanskap Produksi Papua: Pendekatan Ilmiah dan Kolaboratif” yang diselenggarakan di Jayapura/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jayapura- Sinar Mas Agribusiness and Food bersama Universitas Cenderawasih (UNCEN) mendorong penguatan kolaborasi multipihak dalam mendukung pelestarian biodiversitas Papua melalui seminar bertajuk “Burung Cenderawasih di Lanskap Produksi Papua: Pendekatan Ilmiah dan Kolaboratif” yang diselenggarakan di Jayapura.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten III Setda Papua, Suzana Wanggai, yang mewakili Gubernur Papua. Seminar turut dihadiri oleh Asisten II Sekda Kota Jayapura, Abdul Majid, yang mewakili Wali Kota Jayapura, perwakilan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, pimpinan perguruan tinggi, akademisi, tokoh masyarakat, serta sektor swasta. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kekayaan hayati Papua sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dalam sambutan Gubernur Papua yang dibacakan oleh Asisten III Setda Papua, Suzana Wanggai, ditegaskan bahwa pelestarian biodiversitas perlu berjalan seiring dengan agenda pembangunan Papua. Pemerintah Provinsi Papua juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Cenderawasih, Sinar Mas Agribusiness and Food, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penelitian tersebut.

“Burung cenderawasih bukan hanya satwa endemik, tetapi juga simbol identitas Papua. Karena itu, menjaga keberadaannya berarti menjaga martabat, nilai ekologis, serta sejarah Papua. Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Ini menjadi tantangan bersama agar kemajuan Papua tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan kita menjaga alam dan kekayaan hayati yang dimiliki,” ujar Suzana.

Ia menambahkan bahwa temuan ilmiah dari penelitian ini memiliki nilai strategis dan diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam memperkuat kebijakan serta upaya perlindungan biodiversitas di Papua.

“Pemerintah Provinsi Papua mendukung penuh inisiatif seperti ini, yang sejalan dengan visi pembangunan Papua dan agenda Papua Cerdas. Kami berharap penelitian ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat, memperkuat dasar pengambilan keputusan, serta membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan dunia usaha dalam menjaga biodiversitas Papua,” tambahnya.

Seminar ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan hasil kajian mengenai biodiversitas Papua, khususnya spesies burung endemik yang memiliki nilai ekologis dan budaya penting. Seminar menghadirkan narasumber dari Universitas Cenderawasih, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua, dan Sinar Mas Agribusiness and Food yang berbagi pandangan mengenai pentingnya pendekatan ilmiah dan kolaboratif dalam mendukung upaya konservasi.

Ketua Tim Peneliti Pusat Studi Biodiversitas dan Konservasi Universitas Cenderawasih, Dr. Basa T. Rumahorbo, M.Si., menjelaskan bahwa penelitian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat basis data dan pemahaman mengenai biodiversitas Papua.

“Papua memiliki kekayaan biodiversitas yang sangat tinggi dan unik, termasuk berbagai spesies burung endemik yang memiliki nilai ekologis dan budaya penting bagi masyarakat Papua. Melalui kajian ini, kami berupaya memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi habitat, keberadaan spesies burung, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam upaya pelestarian biodiversitas,” jelas Basa.

Kajian tersebut menunjukkan pentingnya penguatan upaya konservasi melalui penelitian, edukasi, dan kolaborasi berbagai pihak untuk menjaga keberlanjutan habitat satwa endemik Papua. Temuan dan pembelajaran yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi masukan dalam mendukung pengelolaan kawasan bernilai konservasi dan perlindungan biodiversitas secara berkelanjutan.

Sementara itu, Dr. Haskarlianus Pasang, Head Operations Sustainability Sinar Mas Agribusiness and Food, menegaskan bahwa Papua memiliki peran penting sebagai salah satu benteng biodiversitas Indonesia dan dunia. Dengan kekayaan spesies serta ekosistem yang dimilikinya, Papua perlu dijaga melalui penguatan penelitian, perlindungan habitat, tata kelola yang baik, dan kerja sama berbagai pihak.

“Papua merupakan salah satu hotspot biodiversitas dunia. Namun, kekayaan hayati tersebut juga menghadapi tekanan, antara lain akibat perubahan iklim, deforestasi, dan tantangan dalam tata kelola. Karena itu, penelitian yang dilakukan bersama Universitas Cenderawasih ini tidak hanya berkontribusi dalam memperkuat pengetahuan ilmiah, tetapi juga diharapkan dapat memberi dampak bagi masyarakat, mendukung pengelolaan operasional yang bertanggung jawab, serta memperkuat perlindungan spesies dan habitatnya,” ujar Haskarlianus.

Ia menambahkan bahwa survei dan kajian biodiversitas merupakan fondasi penting untuk memahami kondisi spesies dan habitat secara lebih baik.

Data dan pembelajaran dari penelitian diharapkan dapat memperkuat environmental intelligence, termasuk melalui pengembangan talenta serta pengelolaan kawasan konservasi, dan sustainability intelligence dalam mendukung pengambilan keputusan yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, serta keberlanjutan jangka panjang.

“Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, kami berharap pengetahuan yang dihasilkan dari penelitian dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata. Inisiatif ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi perusahaan dan masyarakat, sekaligus mendukung pelestarian satwa endemik Papua untuk generasi mendatang,” tutur dia.

Melalui seminar ini, para pemangku kepentingan berharap hasil penelitian dan pertukaran pengetahuan yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi dalam mendukung perlindungan habitat, penguatan program konservasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kekayaan hayati Papua untuk generasi mendatang.

Inisiatif ini juga sejalan dengan implementasi kebijakan social dan lingkungan yang diterapkan oleh perusahaan, yang mendorong pengelolaan usaha secara bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan keberlanjutan jangka panjang.

Tags: #biodiversitas#Sinar Mas Agribusiness and Food#Universitas Cenderawasih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

9 Mei 2026
Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Diperpanjang hingga April

Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Diperpanjang hingga April

1 April 2026
Harga Referensi CPO Mei 2026 Tembus USD1.049,58 per Ton

Sawit Jadi Motor Utama Lonjakan Ekspor Indonesia di Semester I 2026

4 Agustus 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?