Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Harga

Harga TBS Mulai Pulih, Mentan: Siapa pun yang Permainkan Harga Siap-Siap Ditindak Tegas

15 Juli 2026
in Harga, Headline
Mentan: Yordania Siap Impor CPO Besar besaran dari Indonesia

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Bener Meriah-Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentoleransi praktik yang merugikan petani sawit.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Mentan Amran memastikan perusahaan yang sengaja menekan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit akan ditindak tegas karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan jutaan petani di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Mentan Amran saat berdialog dengan petani dan pemerintah daerah di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto terus mengawal harga komoditas strategis agar manfaat kenaikan harga dunia dapat dirasakan langsung oleh petani.

“Harga sawit dunia mencapai sekitar Rp27 ribu per kilogram, sementara di Indonesia sempat berada di kisaran Rp14 ribu hingga Rp15 ribu. Ketika nilai dolar menguat, yang seharusnya menikmati keuntungan adalah petani sawit, petani kopi, petani kakao, dan petani kelapa. Tapi justru harga sempat turun. Ini ada apa?” kata Mentan Amran.

Mentan Amran mengungkapkan, saat mengetahui harga TBS sawit mengalami penurunan, dirinya langsung melaporkan kondisi tersebut kepada Presiden Prabowo, bahkan ketika masih berada di Tanah Suci.

“Kami ditelepon. Saya sampaikan, selesai berdoa kami langsung bekerja. Kalau ada perusahaan yang tidak menaikkan harga dan menyakiti petani, bila perlu kita tutup perusahaannya. Ini menyangkut kehidupan sekitar 15 juta petani sawit di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Menurut Mentan Amran, langkah cepat pemerintah mulai menunjukkan hasil. Setelah pemerintah mengumumkan penguatan pengawasan terhadap harga sawit, harga TBS berangsur pulih. Namun, ia mengingatkan masih ada pihak-pihak yang berupaya kembali menekan harga.

“Alhamdulillah, setelah kita umumkan langkah pemerintah, harga langsung bergerak naik dan sekarang sudah mulai pulih. Tetapi saya ingatkan, masih ada yang coba-coba menurunkan harga lagi. Kalau ada, Satgas akan menindak tegas,” ujarnya.

Mentan Amran menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan praktik tata niaga yang merugikan petani terus berlangsung.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan pertanian harus diukur dari meningkatnya kesejahteraan petani sebagai pelaku utama produksi pangan dan perkebunan.

“Kalau mau negara berhasil, jangan sakiti rakyat. Temani rakyat, dorong rakyat untuk berproduksi. Itu tugas kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mentan Amran mengatakan sawit merupakan salah satu komoditas strategis nasional dengan nilai ekspor yang sangat besar. Karena itu, pemerintah terus melakukan pembenahan tata niaga agar nilai tambah komoditas dapat dinikmati lebih besar oleh petani sekaligus meningkatkan devisa negara.

“Kalau seluruh potensi sawit bisa dioptimalkan dan harga petani terjaga, nilai ekspor Indonesia akan meningkat signifikan. Karena itu pemerintah akan terus hadir memastikan petani memperoleh harga yang adil,” jelas Mentan Amran.

Tags: #Andi Amran Sulaiman#Menteri Pertanian#petani sawit#Tandan Buah Segar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Instiper Yogyakarta Selenggarakan  Uji Kompetensi bagi Mahasiswa Beasiswa SDM PKS

Instiper Yogyakarta Selenggarakan Uji Kompetensi bagi Mahasiswa Beasiswa SDM PKS

20 April 2026
Wilmar Tanam Padi Gogo Seluas 45 Hektare di Banten

Wilmar Tanam Padi Gogo Seluas 45 Hektare di Banten

2 Mei 2025
Wilmar Targetkan 11.700 Petani Swadaya Raih Sertifikasi ISPO

Wilmar Targetkan 11.700 Petani Swadaya Raih Sertifikasi ISPO

1 Mei 2025

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?