Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Riset Harus Mampu Hadirkan Inovasi Dorong Kemajuan Industri Sawit Berkelanjutan

22 Juli 2026
in Headline, Inovasi
Riset Harus Mampu Hadirkan Inovasi Dorong Kemajuan Industri Sawit Berkelanjutan

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berpartisipasi dalam Pekan Riset Sawit Indonesia/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menegaskan pentingnya pengembangan riset yang mampu menjawab kebutuhan nyata industri kelapa sawit, bukan hanya berorientasi pada publikasi akademik.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Komitmen tersebut ditegaskan bersamaan dengan penandatanganan Komitmen Bersama antara Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), dan GAPKI dalam mendukung Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan melalui Kegiatan Beasiswa Kelapa Sawit.

Komitmen Bersama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan pelaku industri dalam mencetak SDM sawit yang unggul sekaligus mendorong lahirnya penelitian yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan sektor perkebunan kelapa sawit.

Melalui kolaborasi ini, ketiga pihak akan mendukung pelaksanaan program beasiswa melalui sosialisasi, penyebarluasan informasi, fasilitasi calon penerima beasiswa, hingga penguatan keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Ketua Umum GAPKI Eddy Martono mengatakan bahwa penelitian di sektor kelapa sawit harus menghasilkan inovasi. Inovasi-inovasi tersebut sangat diperlukan, menurutnya, agar hasil riset juga turut mendorong kemajuan industri minyak sawit berkelanjutan.

“Industri kelapa sawit membutuhkan riset yang mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai tantangan yang dihadapi,” ujar Eddy dalam keterangan resminya, Selasa (21/7/2026).

Eddy menjelaskan, salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian serius adalah serangan jamur Ganoderma, yang menyebabkan tanaman kelapa sawit mati dan kini mulai ditemukan bahkan pada tanaman hasil peremajaan generasi awal.

“Ganoderma menjadi contoh mengapa riset terapan sangat dibutuhkan. Kita memerlukan teknologi yang tidak hanya mampu mendeteksi lebih dini, tetapi juga menemukan cara pengendaliannya. Persoalan seperti ini sangat dirasakan perusahaan maupun petani sawit,” jelasnya.

Ia menambahkan, GAPKI juga mendorong agar perguruan tinggi semakin memahami kebutuhan industri dalam menentukan tema penelitian.

Dengan demikian, penelitian yang dilakukan mahasiswa maupun akademisi tidak berhenti sebagai karya ilmiah, tetapi dapat diimplementasikan untuk mendukung pengembangan sektor sawit nasional.

“Mahasiswa dan peneliti perlu melihat kebutuhan industri terlebih dahulu. Kalau memahami persoalan yang dihadapi di lapangan, maka riset yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata,” ujarnya.

Selama ini, merujuk data dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), sejak Program Grant Riset Sawit dimulai pada tahun 2015, BPDP telah mendukung 466 kontrak penelitian yang melibatkan 109 lembaga litbang, 1.873 peneliti, dan 383 mahasiswa. Program tersebut telah menghasilkan 395 publikasi ilmiah dan 84 paten.

Pada tahun 2026, BPDP juga menandatangani 56 kontrak riset baru, termasuk kajian pengembangan kelapa nasional dan kesiapan implementasi B50, dengan ruang lingkup penelitian yang mencakup budidaya, bioenergi, oleokimia, biomaterial, lingkungan, sosial ekonomi, hingga teknologi informasi.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, BPDP telah bekerja sama dengan 44 perguruan tinggi, memberikan beasiswa kepada 13.265 mahasiswa, serta melatih lebih dari 30 ribu petani dan pekebun guna mempercepat adopsi inovasi di lapangan.

Hingga saat ini, lebih dari 100 hasil riset BPDP telah memasuki tahap komersialisasi, mulai dari penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan industri hingga melahirkan startup berbasis hasil riset.

Menurut Eddy, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, dan dunia usaha menjadi kunci dalam membangun ekosistem riset sawit yang berkelanjutan.

Posisi GAPKI, dalam Nota Kesepahaman ini yaitu memfasilitasi para kampus dan mahasiswa untuk tempat magang, kurikulum, hingga materi PKL, melalui perusahaan-perusahaan anggota GAPKI.

Program beasiswa diharapkan mampu melahirkan lebih banyak peneliti muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang dibutuhkan industri.

Penandatanganan Komitmen Bersama tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 yang diselenggarakan BPDP pada 20–21 Juli 2026 di Jakarta.

Mengusung tema “Shaping the Palm Oil Industry Ecosystems for a Sustainable Future”, PERISAI menjadi wadah diseminasi hasil penelitian, pertukaran pengetahuan, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, peneliti, dan pelaku industri untuk mempercepat pemanfaatan hasil riset dalam mendukung industri kelapa sawit Indonesia yang berdaya saing dan berkelanjutan.

 

Tags: #Badan Pengelola Dana Perkebunan#Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia#Pekan Riset Sawit Indonesia#riset

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

RI Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

RI Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

13 Juli 2026
BPDP Dukung Peremajaan Sawit Rakyat 1.541,7 Hektare

BPDP Dukung Peremajaan Sawit Rakyat 1.541,7 Hektare

2 April 2026
GAPKI Sosialisasi Tempat Kerja Tanpa Kekerasan dan Pelecehan

GAPKI Sosialisasi Tempat Kerja Tanpa Kekerasan dan Pelecehan

20 Januari 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?