Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Hotspot Turun 1.019 Titik, Kemenhut Perkuat Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa

25 Oktober 2026
in Headline, News
APHI-GAPKI Dorong Protokol Bersama Percepat Pemadaman Karhutla

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla)/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta- Jumlah hotspot karhutla dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional turun signifikan dalam satu hari.

Baca Juga

CPOPC Soroti Ketahanan Rantai Pasok Minyak Nabati di SVOC Shanghai

Pertamina dan Kemenkop Ubah Minyak Jelantah Jadi Avtur

Laba DSNG Tembus Rp1,4 Triliun di Kuartal III 2026

Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, pada Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB terdeteksi 317 hotspot, turun 1.019 titik dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak 1.336 hotspot.

Penurunan juga terlihat di sejumlah provinsi prioritas. Kalimantan Tengah turun dari 785 menjadi 60 hotspot, Kalimantan Barat dari 184 menjadi 55, Jambi dari 46 menjadi 9, dan Kalimantan Selatan dari 30 menjadi nihil hotspot high confidence. Riau juga tetap nihil.

Namun, Sumatera Selatan justru meningkat dari 58 menjadi 102 hotspot, sehingga kewaspadaan dan operasi lapangan tetap diperkuat.

Kementerian Kehutanan menegaskan penurunan hotspot belum menjadi alasan untuk mengendurkan operasi.

Setiap indikasi hotspot tetap harus diverifikasi melalui groundcheck, sementara pemadaman, pembasahan dan pendinginan terus dilakukan untuk memastikan api maupun bara di bawah permukaan benar-benar padam.

Manggala Agni Kementerian Kehutanan bersama TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, Masyarakat Peduli Api, dunia usaha, dan para pihak terus melakukan operasi pada wilayah prioritas.

Pemerintah juga menyiagakan 49 unit armada udara, terdiri atas 32 unit untuk operasi water bombing serta 17 unit untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Di Kalimantan Barat, penguatan penanganan dalam beberapa hari terakhir dipimpin langsung Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Pada Jumat (23/10),

Menhut memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang dan Kementerian Kehutanan menyiapkan 104 personel tambahan untuk mempercepat operasi di sejumlah titik prioritas.

Sehari kemudian, Sabtu (24/10), perhatian terhadap penanganan karhutla juga diwujudkan melalui penguatan perlindungan satwa.

Menhut melepasliarkan dua individu orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) bernama Adil dan Gigih kembali ke habitat alaminya di Kabupaten Ketapang. Pelepasliaran dilakukan bersama CEO Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) dr. Karmele Llano Sanchez serta unsur TNI dan Polri.

Adil, orangutan jantan berusia lebih dari delapan tahun, dan Gigih, jantan berusia lebih dari 10 tahun, sebelumnya dievakuasi dari area perkebunan kelapa sawit di Desa Laman Satong, Kabupaten Ketapang, pada Jumat (23/10).

Setelah melalui pemeriksaan dan dinyatakan dapat dikembalikan ke alam, keduanya dilepasliarkan sehari kemudian.

Menhut menekankan bahwa keberhasilan penyelamatan satwa tidak boleh berhenti pada proses rescue dan pelepasliaran.

“Yang lebih mendasar adalah memastikan hutan sebagai habitat orangutan tetap terlindungi, sehingga satwa dapat hidup secara alami dan tidak terus terdorong keluar dari habitatnya,” ujar Menhut.

Pelepasliaran Adil dan Gigih melanjutkan perhatian Kementerian Kehutanan terhadap satwa liar di tengah situasi karhutla. Sehari sebelumnya,

Menhut juga meninjau Pusat Rehabilitasi Orangutan YIARI di Ketapang. Data Kementerian Kehutanan mencatat 51 individu orangutan telah diselamatkan dari wilayah terdampak karhutla di Ketapang dan Kayong Utara selama periode 6 Agustus hingga pertengahan Oktober 2026.

Selain operasi darat dan perlindungan satwa, pemerintah terus mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca. OMC menggunakan kombinasi bahan semai dry ice dan NaCl terus disiapkan pada wilayah Sumatera dan Kalimantan dengan memanfaatkan potensi pertumbuhan awan. Pesawat TNI AU C-130 Hercules dan CN-295 turut mendukung operasi penyemaian awan.

Kementerian Kehutanan menilai penurunan hotspot dalam 24 jam terakhir merupakan perkembangan positif, tetapi kondisi lapangan tetap harus menjadi ukuran utama keberhasilan penanganan.

Sumatera Selatan yang justru mengalami peningkatan hotspot menjadi salah satu wilayah yang perlu terus dicermati, sementara penyisiran dan pendinginan tetap diperlukan pada daerah yang hotspotnya telah menurun.

Upaya pengendalian karhutla karena itu tetap dilaksanakan secara terpadu melalui deteksi dini, groundcheck, pemadaman darat, water bombing, OMC, patroli dan pembasahan, bersamaan dengan perlindungan masyarakat, kawasan hutan, serta penyelamatan satwa liar dan habitatnya.

Tags: #hotspot#Jambi#Kalimantan Selatan#Kalimantan Tengah#karhutla#Kementerian Kehutanan#perlindungan#satwa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

PT NAL Berhasil Padamkan Karhutla di Kecamatan Bulik Lamandau

PT NAL Berhasil Padamkan Karhutla di Kecamatan Bulik Lamandau

25 Agustus 2026
GAPKI Rayakan HUT ke-45, Tegaskan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

GAPKI Rayakan HUT ke-45, Tegaskan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

9 Mei 2026
Industri Kelapa Sawit Berperan Strategis bagi Perekonomian Indonesia

Industri Kelapa Sawit Berperan Strategis bagi Perekonomian Indonesia

12 Desember 2024

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Kehutanan #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #tata kelola #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?