Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

SMART Research Institute Temukan Benih Sawit Tahan Kekeringan

1 Mei 2025
in Headline, Inovasi
SMART Research Institute Temukan Benih Sawit Tahan Kekeringan

ungkap Reni Subawati, peneliti dari SMART Research Institute/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Bali- Perubahan iklim yang menyebabkan kekeringan berkepanjangan telah menjadi tantangan besar bagi industri perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Untuk mengatasi hal ini, SMART Research Institute mengembangkan varietas atau benih sawit yang lebih toleran terhadap kekeringan, dengan harapan dapat menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian.

“Kami telah mengembangkan metode berbasis Chlorophyll Fluorescence untuk menyeleksi tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan. Dari riset ini, ditemukan dua varietas unggulan, SD14 dan SD63, yang lebih tahan terhadap kondisi air terbatas,” ungkap Reni Subawati, peneliti dari SMART Research Institute.

Dalam uji coba di lapangan, kedua varietas ini menunjukkan penurunan produksi yang lebih kecil dibandingkan varietas konvensional, dengan peningkatan hasil panen sebesar 14-27% pada kondisi kekeringan ekstrem.

Saat ini, varietas SD14 sedang dalam proses legalisasi untuk dilepas sebagai varietas resmi. Jika berhasil diterapkan secara luas, inovasi ini dapat menjadi solusi berkelanjutan bagi industri sawit dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, sekaligus menjaga produktivitas jangka panjang.

Dengan semakin meningkatnya ancaman perubahan iklim, riset seperti yang dilakukan oleh SMART Research Institute menjadi langkah penting dalam memastikan masa depan sektor perkebunan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

 

Tags: #benih#kekeringan#kelapa sawit#ketahanan pangan#perubahan iklim#varietas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Laba Bersih ANJ Tumbuh 251,9 Persen di Kuartal I 2025

Peremajaan Sawit Rakyat Belum Penuhi Target

30 Januari 2026
TAP Kerahkan Kesiapsiagaan Penuh Hadapi Karhutla, BBB Turun Padamkan Api di Luar Konsesi

TAP Kerahkan Kesiapsiagaan Penuh Hadapi Karhutla, BBB Turun Padamkan Api di Luar Konsesi

6 September 2026
APHI-GAPKI Dorong Protokol Bersama Percepat Pemadaman Karhutla

APHI-GAPKI Dorong Protokol Bersama Percepat Pemadaman Karhutla

23 Agustus 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?