Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Wamendag Kunjungi Pabrik Minyak Goreng PT SMART di Bekasi

12 Februari 2026
in Uncategorized
Wamendag Kunjungi Pabrik Minyak Goreng PT SMART di Bekasi

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri di PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Bekasi-Pemerintah Indonesia mendorong narasi yang berimbang melalui penyampaian informasi yang objektif dan berbasis data, serta melalui implementasi praktik terbaik di lapangan. Salah satu instrumen utamanya yaitu penerapan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Baca Juga

No Content Available

Hal tersebut diutarakan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri di  PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk menggali masukan konstruktif dari SMART sebagai pelaku usaha strategis.

Selain itu, untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses bisnis, penerapan prinsip keberlanjutan dan ketertelusuran sistem sertifikasi sawit, serta standar produksi yang diterapkan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor, khususnya Pakistan.

“Usai menghadiri The 8th Pakistan Edible Oil Conference (PEOC) 2026 awal bulan lalu, kami merangkum beberapa isu yang menjadi perhatian para pemangku kepentingan, antara lain terkait keamanan pangan, praktik pengolahan minyak nabati, serta tuntutan pasar terhadap produk yang makin berkelanjutan (sustainable). Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Perdagangan, memandang isu-isu tersebut sebagai tantangan sekaligus peluang memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha serta memperkuat posisi produk sawit nasional di pasar global,” jelas Wamendag Roro dalam keterangan resminya, Senin (26/1/2026).

ISPO mewajibkan pelaku usaha sawit untuk memenuhi berbagai ketentuan, antara lain mekanisme penyelesaian konflik lahan yang terdokumentasi, sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemenuhan standar ketenagakerjaan.

Dengan demikian, keberlanjutan tidak hanya menjadi komitmen di atas kertas, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kegiatan usaha.

Lebih lanjut, dalam kebijakan perdagangan luar negeri, Indonesia secara konsisten menempuh dua arah kebijakan utama.

Pertama, memastikan kelancaran arus ekspor dengan tetap menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pasokan di dalam negeri. Kedua, memperkuat transparansi serta kepastian kebijakan agar dunia usaha memiliki prediktabilitas dalam berinvestasi dan mengembangkan pasar.

Sejalan dengan hal tersebut, pemerintah terus melakukan penyempurnaan tata kelola ekspor kelapa sawit, antara lain melalui penyederhanaan prosedur, penguatan sistem ketertelusuran (traceability), serta dorongan penerapan praktik usaha yang berkelanjutan.

Langkah-langkah ini menjadi penting untuk menjaga daya saing produk sawit Indonesia, khususnya di pasar yang makin memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.

Pakistan merupakan salah satu pasar utama minyak sawit Indonesia. Dari berbagai pertemuan dengan pemerintah, pelaku usaha, dan asosiasi industri setempat, terkonfirmasi bahwa minyak sawit

Indonesia telah berperan penting dalam menjaga stabilitas pasokan minyak nabati, menyediakan harga yang kompetitif, dan mendukung perkembangan industri pengolahan pangan di Pakistan.

Indonesia dipandang sebagai mitra dagang yang konsisten, efisien, dan dapat diandalkan. Turut mendampingi Wamendag Roro yaitu Plh. Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Andri

Gilang Nugraha, Direktur Perundingan Bilateral Danang Prasta Danial, dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Miftah Farid. Hadir dalam pertemuan tersebut Vice President Director SMART Gianto Widjaja, Director of Corporate Affairs SMART Hari Hanawi, General Manager SMART Marunda Agus Wijaya, dan Wakil Ketua KADIN untuk Percepatan Ekspor Juan Permata Adoe.

 

Hari Hanawi menyampaikan paparan tentang kinerja dan capaian penting SMART, seperti kekuatan operasi hulu, pemanfaatan energi biogas, pengolahan bio energi, serta aspek distribusi dan logistik.

Ia menuturkan, keberlanjutan bukanlah upaya sampingan, tetapi merupakan cara SMART berbisnis.

“Hingga akhir 2024, sebanyak 99,5 persen rantai pasok kelapa sawit mampu ditelusuri hingga ke perkebunan (Traceable to the Plantation/TTP). SMART memiliki data ketertelusuran untuk semua yang dperoleh dari perkebunan dan berfokus untuk mendukung para petani dalam rantai pasok dunia mencapai 100 persen TTP,” jelas Hari.

Selain keberlanjutan dan ketertelusuran, SMART juga mengintensifkan pemberdayaan masyarakat.  Pada 2024, SMART menggulirkan 189 proyek pemberdayaan masyarakat, termasuk kepada 113 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Adapun Juan Permata Adoe menekankan pentingnya diversifikasi pasar bagi pelaku usaha dan mengapresiasi SMART yang memiliki ekosistem yang lengkap. Dengan kata lain, terintegrasi dengan baik dari hulu ke hilir.

Ia juga meminta pemerintah dan pelaku usaha untuk menjalin kemitraan yang baik. “Pemerintah diharapkan terus memberi arahan dan berkomunikasi dengan pelaku usaha, baik di pusat maupun di daerah. Upaya SMART patut diapresiasi yang sudah mengintegrasikan aspek hulu ke hilir dengan baik,” jelas Adoe.

Usai pertemuan, Wamendag Roro juga meninjau area penyimpanan dan proses produksi. SMART telah mengaplikasikan sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis (automated storage and retrieval system/ASRS) untuk pemeriksaan stok yang presisi. Sistem ini memungkinkan transparansi data real time serta keberlanjutan yang lebih baik minim emisi dan limbah.

 

 

Tags: #Dyah Roro Esti Widya Putri#minyak goreng#PT Sinar Mas Agro Resources and Technology#Wakil Menteri Perdagangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Mentan Minta Harga TBS Tak Boleh di Bawah Rp3.000 per Kg

Mentan Minta Harga TBS Tak Boleh di Bawah Rp3.000 per Kg

20 September 2026
PTPN IV PalmCo Raih Laba Bersih Rp3,23 Triliun di Semester I 2026

PTPN IV PalmCo Raih Laba Bersih Rp3,23 Triliun di Semester I 2026

26 Juli 2026
PT Sari Aditya Loka Membuka Jalan bagi Perempuan Orang Rimba Menuju Perguruan Tinggi

PT Sari Aditya Loka Membuka Jalan bagi Perempuan Orang Rimba Menuju Perguruan Tinggi

2 September 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?