Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Anak Usaha Astra Agro Menjaga Warisan Alam Kalimantan Timur Lewat Konservasi Goa Tolu Liang

19 Maret 2026
in Headline, Lingkungan
Anak Usaha Astra Agro Menjaga Warisan Alam Kalimantan Timur Lewat Konservasi Goa Tolu Liang

PT Sukses Tani Nusasubur (STN) menerima piagam penghargaan dari Gubernur Kalimantan Timur sebagai perusahaan yang mengelola dengan baik Area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) di area perkebunan/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Penajam Paser Utara – PT Sukses Tani Nusasubur (STN), yang menjadi anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro) menerima piagam penghargaan dari Gubernur Kalimantan Timur sebagai perusahaan yang mengelola dengan baik Area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) di area perkebunan.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Penghargaan itu diserahkan dalam Rapat Koordinasi Perkebunan Kalimantan Timur Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur.

Anak usaha Grup Astra Agro tersebut melestarikan areal Goa Tolu Liang di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, sesuai dengan ekosistem alaminya.

Kawasan lindung dengan formasi batuan karst yang terbentuk secara alami selama ribuan tahun masih terjaga termasuk keberadaan sumber airnya. Hal tersebut menjadikan kawasan ini sebagai habitat krusial bagi keanekaragaman hayati setempat.

Dalam sambutannya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Timur, Ujang Rachmad, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh penerima. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolaboratif lintas sektor.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sangat mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang telah berperan aktif mendorong kemajuan sektor perkebunan. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi kunci pembangunan ekonomi daerah inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Disbun Kaltim, A. Muzakkir, juga mengapresiasi seluruh penerima penghargaan yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program dan kebijakan pembangunan perkebunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan perkebunan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh mitra, pelaku usaha, aparatur, serta kelompok tani yang selama ini telah berkontribusi aktif. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi dan memperkuat peran masing-masing dalam mewujudkan perkebunan Kaltim yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan,” ungkap Muzakkir.

Menanggapi penghargaan tersebut, Manajemen PT STN, Triputra mengatakan bahwa dalam perlindungan areal konservasi, perusahaan secara konsisten mengintegrasikan pendekatan berbasis sains melalui penerapan kriteria penilaian Nilai Konservasi Tinggi (NKT). Dalam implementasinya,

Perseroan berkomitmen untuk mengadopsi praktik terbaik yang diakui secara internasional dalam proses identifikasi, perlindungan, dan pengelolaan kawasan NKT, dengan mengacu pada toolkit Indonesia serta pedoman yang ditetapkan oleh High Conservation Value Network (HCVN).

“Kami akan berupaya untuk selalu membangun sinergi antara bumi dan komunitas lokal di sekitar area operasional, untuk satu Indonesia,” jelasnya.

Menurutnya, kajian NKT dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan aspek pelestarian keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis kawasan.

Pelestarian Gua Tolu Liang oleh PT STN saat ini menunjukkan kondisi ekologis yang alami dengan keberadaan pohon ulin dan meranti yang menjulang di antara vegetasi hutan, sementara rotan tumbuh alami tanpa terganggu.

Beberapa jenis elang dan keluarga burung rangkong masih terlihat melintasi antar kepingan hutan yang ada, sementara owa kelawat masih terus bersautan di setiap pagi dengan ruang jelajah arboreal yang mereka miliki. Keberadaan satwa tersebut menjadi indikator bahwa fungsi ekologis kawasan masih bekerja dengan baik. Pengelolaan yang konsisten menjadi faktor penting dalam memastikan keseimbangan ekologis tetap terjaga dalam jangka panjang.

Sebagai informasi, konservasi Kawasan Bentang Alam Karst sesuai dengan Permen ESDM No. 17 Tahun 2012 tentang Penetapan Bentang Alam Karst.

Beleid ini bertujuan untuk mengatur perlindungan Kawasan Bentang Alam Karst yang berfungsi sebagai pengatur alami tata air, melestarikan Kawasan Bentang Alam Karst yang memiliki keunikan dan nilai ilmiah sebagai objek penelitian dan penyelidikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan mengendalikan pemanfaatan Kawasan Bentang Alam Karst.

Sementara itu, Astra Agro menjalankan komitmen kebijakan keberlanjutan (Sustainability Policy), yang salah satunya adalah Nol Deforestasi (No Deforestation) dalam seluruh operasionalnya sejak 2015.

Kebijakan keberlanjutan ini menjadi DNA perusahaan yang wajib dipatuhi oleh seluruh rantai pasok, mulai dari perkebunan inti, plasma, hingga mitra pemasok pihak ketiga.

Pada kebijakan Nol-deforestasi (No deforestation), Astra Agro memiliki empat pokok utama. Pertama, tidak ada pembangunan di hutan Stok Karbon Tinggi (SKT). Kedua, tidak ada pembangunan di area dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT). Ketiga, tidak melakukan pembakaran, dan keempat, mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) di perkebunan.

Sebagai informasi, area dengan Nilai Konservasi Tinggi (High Conservation Value/HCV) adalah area-area di suatu bentang alam yang memiliki keunikan atau kepentingan yang sangat signifikan dalam konteks biologis, ekologis, hidrologis, dan sosial-budaya.

Tags: #Goa Tolu Liang#Kalimantan Timur#Nilai Konservasi Tinggi#penghargaan#PT Astra Agro Lestari#PT Sukses Tani Nusasubur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Harga Biodiesel Desember 2024 Naik Menjadi Rp14.389 per Liter

Tahun Ini Alokasi Biodiesel Capai 15,65 Juta KL

20 Maret 2026
Gandeng IPB University, Agrinas Palma Target Produksi Bioetanol 5 Juta KL

Gandeng IPB University, Agrinas Palma Target Produksi Bioetanol 5 Juta KL

7 Oktober 2026
Pengemudi Ceritakan Pakai B50: Tak Ada Masalah pada Mesin dan Performa Mobil

Pengemudi Ceritakan Pakai B50: Tak Ada Masalah pada Mesin dan Performa Mobil

4 Agustus 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?