Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Budidaya

Indonesia Perkaya Genetik Sawit, SDG Asal Tanzania Resmi Dilepas di Sumut

11 Mei 2026
in Budidaya, Headline
Indonesia Perkaya Genetik Sawit, SDG Asal Tanzania Resmi Dilepas di Sumut

Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono dalam kegiatan bertajuk “Pelepasan Sumber Daya Genetik Asal Tanzania – Pengayaan Plasma Nutfah untuk Generasi Baru Kelapa Sawit Indonesia” di Kebun Tanah Besih, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Serdang Bedagai— Upaya memperkuat fondasi genetik kelapa sawit nasional terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan lembaga riset. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) bersama PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) dan PT Socfin Indonesia dalam hal ini menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pelepasan Sumber Daya Genetik Asal Tanzania – Pengayaan Plasma Nutfah untuk Generasi Baru Kelapa Sawit Indonesia” di Kebun Tanah Besih, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Riset Inisiatif Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian yang berfokus pada pengayaan sumber daya genetik kelapa sawit melalui eksplorasi internasional, khususnya dari Tanzania. Program ini juga mendapat dukungan pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Pelepasan sumber daya genetik (SDG) tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas keragaman plasma nutfah kelapa sawit Indonesia. Keragaman genetik dinilai sebagai faktor kunci dalam menghasilkan varietas unggul yang lebih produktif, adaptif terhadap perubahan iklim, serta tahan terhadap berbagai cekaman lingkungan.

Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono menyampaikan bahwa sumber daya genetik merupakan fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit, ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.

“Dengan hadirnya SDG baru dari Tanzania ini, kita membuka peluang besar untuk lebih memperkaya keragaman genetik yang kita miliki. Hari ini kita tidak hanya mendistribusikan sumber daya Genetik, tetapi menatap masa depan baru produktivitas kelapa sawit Indonesia,” ucap Eddy, Selasa (5/5/2026).

Adapun tujuan utama kegiatan ini meliputi penandaan pelepasan resmi SDG kelapa sawit asal Tanzania, penguatan fondasi genetik tanaman, peningkatan kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta mendorong lahirnya varietas unggul generasi baru yang mampu menjawab tantangan masa depan industri kelapa sawit.

“Kami memandang bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga riset, dan mitra internasional merupakan hal yang sangat penting. Pendistribusian SDG ini bukan hanya sekadar kegiatan teknis, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di kancah global.” papar Eddy.

Kepala Badan Karantina Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur Manajemen Resiko Karantina Tumbuhan Aprida Cristin mengatakan, pemasukan benih kelapa sawit sumber daya genetik asal Tanzania ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan sektor pertanian nasional, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas kelapa sawit Indonesia.

“Setiap pemasukan bahan hayati ke Indonesia, termasuk sumber daya genetik seperti benih kelapa sawit asal Tanzania, diawasi secara ketat untuk memastikan tidak membawa risiko yang dapat mengganggu ekosistem di Indonesia,” kata Aprida.

Aprida memaparkan, sebelum diizinkan masuk oleh Menteri Pertanian, benih tersebut telah melalui tahapan analisis risiko organisme pengganggu tumbuhan secara komprehensif. Selanjutnya, dilakukan serangkaian tindakan karantina tumbuhan, mulai dari pemeriksaan, pengasingan, pengamatan, hingga pembebasan.

“Seluruh proses panjang ini merupakan penerapan prinsip kehati-hatian (precautionary principle) yang menjadi landasan utama karantina, guna mencegah masuk dan tersebarnya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina, sekaligus melindungi kesehatan berbagai komoditas hayati dan kelestarian sumber daya genetik nasional,” ujar Aprida.

Direktur Utama BPDP dalam hal ini diwakili oleh Direktorat Penyaluran Dana, Mohammad Alfansyah menegaskan komitmen BPDP dalam mendorong keberlanjutan industri kelapa sawit melalui berbagai riset inisiatif strategis.

“BPDP memiliki komitmen dalam mendukung riset inisiatif strategis. Dukungan pendanaan merupakan bagian dari upaya penguatan industri sawit,” ucapnya.

General Manager PT Socfin Indonesia Erikson Ginting sebagai tuan rumah mengaku bangga telah menjadi bagian dari kegiatan pelepasan sumber daya genetik asal Tanzania yang dirasa akan membawa manfaat besar bagi perusahaan.

“SDG ini akan memberikan manfaat yang nyata dan pendongkrak baru berdaya saing. Socfin selalu siap menjadi bagian dari penguatan industri sawit,” pungkas Erikson.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran GAPKI, BPDP, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Badan Karantina Indonesia, Duta Besar Tanzania untuk Indonesia Macocha Moshe Tembele, Balai Besar Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sumatera Utara, serta 14 perusahaan mitra konsorsium plasma nutfah kelapa sawit Indonesia.

Dengan pelepasan ini, Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam industri kelapa sawit berbasis inovasi dan keberlanjutan.

 

Tags: #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia#plasma nutfah#PT Socfin Indonesia#sumber daya genetik#Tanzania

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Riset dan Hilirisasi Sawit Kunci Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Riset dan Hilirisasi Sawit Kunci Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

23 Juli 2026
SPKS Dorong Pemerintah Percepat Peremajaan Sawit Rakyat

SPKS Dorong Pemerintah Percepat Peremajaan Sawit Rakyat

30 Januari 2026
Kementan Gercep Perkuat Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Sawit

Kementan Gercep Perkuat Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Sawit

1 Agustus 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?