Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Manggala Agni Kemenhut Gerak Cepat Gempur Karhutla di Riau

30 Mei 2026
in Headline, Lingkungan
Manggala Agni Kemenhut Gerak Cepat Gempur Karhutla di Riau

Manggala Agni padamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Siak, Rokan Hilir, dan Pelalawan Provinsi Riau/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta-Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera bergerak cepat padamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Siak, Rokan Hilir, dan Pelalawan Provinsi Riau.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Masuk hari ketiga, satu regu Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Sumatera IV Pekanbaru masih berjibaku di garda terdepan untuk menjinakkan amukan si jago merah yang membakar di Desa Pecing Bekulo, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, di Palembang (29/5) mengatakan bahwa hingga hari ini, tim Manggala Agni di lapangan terus melakukan pemadaman lanjutan secara intensif sejak perayaan Hari Raya Idul Adha (27/5).

Medan yang berat dan tiupan angin kencang tidak menyurutkan komitmen Manggala Agni untuk memutus perambatan api agar tidak semakin meluas dan merusak ekosistem hutan lebih dalam.

“Fokus kami hari ini adalah melanjutkan pemadaman dan melakukan penyekatan agar api terlokalisir, tim Manggala Agni di darat saat ini dibantu juga dengan water bombing dari satgas Udara” ujar Ferdian, Jumat (29/5/2026).

Sementara itu, satu regu Manggala Agni Daops Sumatera III Labuhanbatu melaksanakan perbantuan pemadaman Karhutla di Desa Pasir Limau Kapas, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.

Perbantuan pemadaman dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap munculnya titik api yang berpotensi meluas dan mengganggu lingkungan serta aktivitas masyarakat sekitar. Personel Manggala Agni bersama tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera juga mengerahkan dua tim Manggala Agni Daops Sumatera VII Rengat untuk melakukan pemadaman Karhutla di Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar dan Pulau Mendol Kabupaten Pelalawan.

Langkah taktis ini diambil menyusul terdeteksinya titik api di dua lokasi rawan tersebut. Kedua wilayah pesisir ini dikenal memiliki karakteristik lahan gambut dalam, yang sangat rentan memicu kebakaran hebat di musim kemarau.

“Kami langsung membagi kekuatan. Dua tim penuh telah diberangkatkan menuju Desa Sokoi dan Pulau Mendol, estimasi sekitar 8 jam dengan menggunakan transportasi darat dan air untuk sampai di lokasi kebakaran. Fokus utama saat ini adalah melakukan lokalisir garis api agar tidak meluas ke area perkebunan warga,“ ungkap Ferdian.

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim menghadapi kondisi lapangan yang cukup menantang, seperti cuaca panas dan akses menuju lokasi yang sulit dijangkau. Namun demikian, upaya pemadaman tetap dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan personel serta efektivitas penanganan di lapangan.

Dikutip dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), tingkat kemudahan menyalanya bahan bakar ringan atau serasah pada lapisan atas permukaan (Fine Fuel Moisture Code/FFMC) di Provinsi Riau menunjukkan kategori ekstrim yang artinya sangat mudah terbakar. Tidak hanya di wilayah Riau, FMCC di sejumlah wilayah di Sumatera juga masuk kategori ekstrim.

“Nilai FFMC di sejumlah wilayah Sumatera menunjukkan kondisi ekstrem, yang menandakan kondisi sangat kering dan mudah terbakar. Situasi ini meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan secara cepat, sehingga diperlukan kewaspadaan dan langkah pencegahan maksimal dari seluruh pihak. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di wilayah sekitar,” kata Ferdian.

 

Tags: #kebakaran hutan dan lahan#Manggala Agni#Riau

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

GAPKI dan Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Risiko Karhutla

GAPKI dan Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Risiko Karhutla

8 Mei 2026
PalmCo Siap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi di KEK Sei Mangkei

PalmCo Siap Ground Breaking Fasilitas Hilirisasi di KEK Sei Mangkei

25 Maret 2026

How this entrepreneur plans to make $1.2 million from his podcast

16 Oktober 2024

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?