Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Korporasi

Dharma Satya Nusantara Raih Laba Rp367 Miliar pada kuartal I 2025

29 April 2025
in Korporasi
Dharma Satya Nusantara Raih Laba Rp367 Miliar pada kuartal I 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta– PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mencatatkan laba sebesar Rp367 miliar pada kuartal I 2025, tumbuh 60% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Baca Juga

Agrinas Palma dan Fauji Foundation Garap 200.000 Hektare Perkebunan Sawit

PT FLD Dukung Pembiayaan dan Pendampingan Peremajaan Sawit Rakyat di Membalong

Pertamina Gandeng PAL Jaya Jajaki Pemanfaatan FOG untuk Biofuel dan SAF

Peningkatan laba sejalan dengan kenaikan pendapatan Perseroan 20% YoY sebesar Rp448 miliar, sehingga mencatatkan total pendapatan sebesar Rp 2,7 triliun. Segmen bisnis kelapa sawit masih menjadi kontributor utama pendapatan Perseroan sebesar 88%.

Selama kuartal I 2025, harga jual rata-rata (average selling price/ASP) produk kelapa sawit mengalami peningkatan. ASP Crude Palm Oil (CPO) naik 27%, menjadi Rp14.909/kg, ASP Palm Kernel Oil (PKO) naik 108% menjadi Rp27.349/kg, dan ASP Palm Kernel (PK) juga naik 101% menjadi Rp10.814/kg. Sehingga Perseroan mencatatkan EBITDA pada kuartal I 2025 sebesar Rp 861 milyar.

“Kondisi cuaca kering pada kuartal pertama 2024 yang lalu, baik di wilayah Kalimantan Timur yang merupakan wilayah operasional terbesar Perseroan maupun di wilayah Indonesia lainnya, berimbas pada penurunan produksi Tandan Buah Segar (TBS). Akibatnya, pasokan CPO, PKO, dan PK juga menurun dan berdampak pada kenaikan harga jual produk kelapa sawit, mengikuti mekanisme supply dan demand. Selain itu, biaya produksi yang juga terkontrol dengan baik berdampak positif terhadap profitabilitas,” ujar Andrianto Oetomo, Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk dalam siaran persnya, Selasa (29/4/2025).

Dari sisi operasional, produksi CPO mengalami penurunan sebesar 8% YoY, dari 149,5 ribu ton menjadi 137,6 ribu ton, seiring dengan turunnya pasokan TBS sebesar 8,7% YoY, dari 525 ribu ton menjadi 479 ribu ton.

Penurunan volume TBS ini turut berdampak pada berkurangnya produksi PK dan PKO masing-masing sebesar 8,1% dan 17,2% YoY. Penurunan TBS dan produk kelapa sawit tersebut terutama disebabkan oleh kurangnya curah hujan dalam 10–12 bulan sebelumnya.

Selain itu, proses replanting Perseroan yang telah menumbang lebih dari 3.000 hektar pohon kelapa sawit hingga kuartal I 2025, juga berkontribusi terhadap berkurangnya produksi TBS.

Sementara segmen produk kayu mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2025. Pendapatan dari produk panel meningkat 6,3% YoY menjadi Rp 171,7 miliar, dan produk engineered flooring tumbuh 13,5% YoY menjadi Rp 76,3 miliar.

Pertumbuhan ini, selain ditopang oleh peningkatan volume penjualan panel sebanyak 4,2% dan engineered flooring sebesar 2,8%, juga didukung oleh kenaikan ASP produk engineered flooring sebesar 10,9% menjadi USD 32,07/m³.

Pertumbuhan pada segmen kayu juga didukung oleh kemampuan Perseroan dalam menangkap peluang pasar yang ditinggalkan selama kondisi ekonomi global yang kurang kondusif dalam beberapa tahun terakhir, serta inovasi untuk memasuki pasar-pasar non-tradisional.

Dari segmen Renewable Energy, Perseroan sudah melakukan ekspor perdana sebesar 10,5 ribu ton wood pellet ke Jepang, dalam upaya penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah padat. Fasilitas produksi wood pellet saat ini masih dalam tahap finalisasi dan diharapkan dapat beroperasi dengan kapasitas penuh pada akhir tahun.

Sementara ekspor cangkang kelapa sawit di kuartal pertama tahun ini turun cukup signifikan karena adanya pergeseran pengiriman ekspor di kuartal pertama ke kuartal selanjutnya seiring dinamika kebutuhan cangkang pada instalasi pembangkit Listrik di Jepang.

Secara umum, total aset Perseroan meningkat sebesar 1,3% YoY menjadi Rp17,6 triliun dibandingkan Rp17,4 triliun pada tahun sebelumnya.

Sedangkan liabilitas mengalami penurunan sekitar 2% YoY, seiring dengan penurunan utang; sehingga ekuitas Perseroan menguat menjadi Rp10,3 triliun atau naik 3,7%, mencerminkan pertumbuhan aset yang sehat dan posisi keuangan yang solid.

Kondisi keuangan yang sehat ini tercermin pada peningkatan rating obligasi Perseroan dari idA menjadi idA+ oleh Pefindo pada awal Maret 2025 yang lalu.

Kinerja solid Perseroan juga telah mendapatkan apresiasi dari berbagai lembaga, antara lain melalui penghargaan Best Stock Awards dari Investortrust serta penghargaan Fortune Indonesia Change the World atas kontribusi Perseroan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.

Selain itu, Perseroan juga tercatat sebagai konstituen dalam sejumlah indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti IDX80, BISNIS-27, KOMPAS100, PEFINDO I-GRADE, SRI-KEHATI, ESGS KEHATI, ESGQ KEHATI, IDXVESTA-28, IDXSHAGROW, dan JII70.

Tags: #2025#DSNG#kuartal I#laba#PT Dharma Satya Nusantara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Genjot Hilirisasi, Sawit Jadi ‘Miracle Crop’ Andalan RI di Pasar Global

Harga TBS Sawit Mitra Plasma Naik Jadi Rp3.994 per Kg di Riau

9 September 2026
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatithan Budidaya Sawit untuk Pekebun Kalsel

AKPY, BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatithan Budidaya Sawit untuk Pekebun Kalsel

2 Juli 2026
Pemerintah Tetapkan Alokasi Biodiesel 15,65 Juta KL pada 2026

Dorong Kemandirian Energi, Kementan Gaspol Hilirisasi Pertanian untuk Pengembangan Biofuel dan Bioetanol

1 April 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?