Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Dari Kebun Ke Energi Masa Depan: Asian Agri dan Apical Soroti Manfaat Kelapa Sawit

20 Maret 2026
in Headline, Korporasi
Dari Kebun Ke Energi Masa Depan: Asian Agri dan Apical Soroti Manfaat Kelapa Sawit

Johan Kurniawan, Director of Corporate Affairs RGE Palm Business/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta- Bulan Ramadan menjadi waktu untuk refleksi dan pembaruan. Bagi industri kelapa sawit, momentum ini menjadi kesempatan untuk melihat manfaat satu komoditas ini di berbagai aspek kehidupan, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga berbagai sektor industri.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Tema tersebut diangkat dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Asian Agri bersama Apical di GIOI Menteng, Jakarta pada 5 Maret 2026.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan media dan menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi pandangan mengenai perkembangan industri kelapa sawit serta kontribusinya dalam kehidupan sehari-hari dan perekonomian Indonesia.

Dalam sambutannya, Johan Kurniawan, Director of Corporate Affairs RGE Palm Business, menyampaikan bahwa nilai-nilai yang diajarkan selama Ramadan memiliki kesamaan dengan prinsip yang diperlukan dalam pengelolaan industri kelapa sawit yang bertanggung jawab.

“Ramadan mengajarkan kita tentang integritas dan konsistensi—melakukan hal yang benar bahkan ketika tidak ada yang melihat. Prinsip yang sama juga penting dalam memastikan pengelolaan kelapa sawit yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Johan.

Ia menambahkan bahwa manfaat yang dihasilkan oleh industri kelapa sawit tidak muncul secara instan, melainkan merupakan hasil dari pengelolaan yang terintegrasi di sepanjang rantai nilai.

Di sektor hulu, Asian Agri memastikan pengelolaan perkebunan dimulai dari dasar yang tepat. Hal ini mencakup penggunaan bibit unggul Topaz, penerapan praktik budidaya yang bertanggung jawab, serta program peremajaan atau replanting untuk menjaga produktivitas tanpa membuka lahan baru.

Kemitraan dengan petani juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit.

“Keberlanjutan tidak mungkin dibangun sendirian. Kemitraan yang kuat dengan petani menjadi kunci untuk menciptakan industri kelapa sawit yang tangguh dan bertanggung jawab,” tambah Johan.

Sementara itu di sektor hilir, Apical mengolah minyak sawit menjadi berbagai produk bernilai tambah melalui rantai pasok yang terintegrasi.

Produk tersebut tidak hanya hadir dalam bentuk minyak goreng, tetapi juga menjadi bahan baku bagi berbagai kebutuhan industri, mulai dari oleokimia hingga energi terbarukan seperti sustainable aviation fuel (SAF).

Semangat kebermanfaatan tersebut juga tercermin dalam berbagai inisiatif yang dilakukan selama Ramadan.

Di wilayah operasionalnya di Sumatera Utara, Riau, dan Jambi, Asian Agri kembali menyelenggarakan bazar minyak goreng bagi masyarakat sekitar menjelang Idul Fitri.

Melalui kegiatan ini, warga dapat membeli minyak goreng premium dengan harga terjangkau untuk membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.

Apical juga turut berpartisipasi dalam program bazar minyak goreng yang diselenggarakan bersama Kementerian Perindustrian. Selama tiga hari pelaksanaan, sekitar 600 karton minyak goreng merek Minyakita dan Camar disalurkan kepada masyarakat.

Inisiatif-inisiatif ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan bahwa manfaat industri kelapa sawit dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Menutup acara, Johan menekankan bahwa Ramadan menjadi pengingat bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh inovasi dan produktivitas, tetapi juga oleh integritas, kemitraan, serta komitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas melalui berbagai program dan inisiatif.

Tags: #Apical#Asian Agri#kelapa sawit#minyak goreng#perekonomian#sustainable aviation fuel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Harga Referensi CPO Mei 2026 Tembus USD1.049,58 per Ton

Sawit Jadi Motor Utama Lonjakan Ekspor Indonesia di Semester I 2026

4 Agustus 2026
Didukung BPDP, Universitas Syiah Kuala Kembangkan Beton Precast Berbasis Sawit

Didukung BPDP, Universitas Syiah Kuala Kembangkan Beton Precast Berbasis Sawit

11 Mei 2026
Serangga Punya Peran Penting dalam Kesehatan Perkebunan Sawit

Harga CPO April 2026 Naik 5,41 Persen, Ini Penyebabnya

1 April 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?