Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

PalmCo Percepat Proyek Gas Biomethane dari Limbah Sawit, Dorong Ketahanan Energi dan Tekan Emisi

19 April 2026
in Headline, Lingkungan
PalmCo Percepat Proyek Gas Biomethane dari Limbah Sawit, Dorong Ketahanan Energi dan Tekan Emisi

PalmCo mempercepat pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) berbasis limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME)/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta– Upaya memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menekan emisi karbon terus didorong melalui inovasi di sektor perkebunan.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo mempercepat pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) berbasis limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) di berbagai wilayah operasionalnya sepanjang 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam merespons penurunan produksi gas bumi nasional, sekaligus mempercepat transisi menuju energi bersih berbasis sumber daya domestik.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, mengatakan, pada 2026 perusahaan memprioritaskan pelaksanaan groundbreaking delapan unit CBG baru dari total 17 proyek yang direncanakan. Saat ini, satu unit telah dalam tahap pembangunan.

“Fokus kami tidak hanya membangun fasilitas, tetapi memastikan integrasi dari hulu ke hilir—mulai dari produksi, distribusi, hingga kepastian pasar melalui skema offtaker,” kata Jatmiko dalam keterangan di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Menurut dia, pengembangan CBG diarahkan untuk membangun ekosistem energi hijau yang berkelanjutan. Selain menekan emisi gas rumah kaca, proyek ini juga diharapkan menciptakan nilai ekonomi baru dari limbah industri sawit.

PalmCo saat ini secara aktif mengelola 68 pabrik kelapa sawit dengan kapasitas olah tandan buah segar (TBS) mencapai sekitar 12 juta ton per tahun. Dari proses tersebut dihasilkan sekitar 7,2 juta ton limbah cair POME setiap tahun—yang selama ini menjadi salah satu sumber emisi terbesar di pabrik kelapa sawit.

Melalui teknologi methane capture dan upgrading, limbah cair itu diolah menjadi biomethane dengan kandungan metana lebih dari 95 persen. Gas tersebut kemudian dikompresi menjadi CBG yang dapat dimanfaatkan sebagai substitusi gas alam, seperti compressed natural gas (CNG).

Dari sisi lingkungan, pemanfaatan POME dinilai signifikan. Limbah ini berkontribusi sekitar 44 persen terhadap total emisi gas rumah kaca di pabrik kelapa sawit, dengan estimasi mencapai 200 kilogram CO2 ekuivalen per meter kubik. Pengolahannya menjadi CBG tidak hanya menekan emisi, tetapi juga meningkatkan nilai tambah limbah.

Bagian dari strategi dekarbonisasi

Jatmiko menegaskan, proyek CBG menjadi salah satu pilar utama dalam strategi dekarbonisasi perusahaan, sekaligus mendukung agenda Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Ini bukan sekadar proyek energi, tetapi bagian dari kontribusi kami terhadap target penurunan emisi nasional,” ujarnya.

Dalam roadmap dekarbonisasinya, PalmCo sendiri hingga 2030 menargetkan hingga 2030 sebanyak 40an pabrik kelapa sawit akan dioptimalkan untuk proyek berbasis energi baru terbarukan. Baik dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga Biogas, CBG, Biogas Cofiring hingga Pembangkit Listrik Tenaga Biomass.

Program tersebut diproyeksikan mampu menurunkan emisi hingga 230.000 ton CO2 ekuivalen pada 2026. Dalam jangka panjang, total potensi penurunan emisi diperkirakan mencapai 0,9 juta ton CO2 ekuivalen hingga 2030.

Selain manfaat lingkungan, proyek ini juga dinilai menjanjikan dari sisi ekonomi. PalmCo memperkirakan terjadi peningkatan nilai hingga 22 kali lipat dibandingkan skema bisnis konvensional. Potensi pendapatan mencapai sekitar Rp 42,5 miliar per tahun, yang berasal dari skema bagi hasil, kredit karbon, serta pemanfaatan aset lahan.

Untuk distribusi, produk CBG akan diserap oleh PT Pertagas melalui skema free on board (FOB). Pengiriman dilakukan menggunakan truk menuju Sei Mangkei sebagai salah satu pusat permintaan, guna memastikan kesinambungan rantai pasok energi hijau.

Transformasi berkelanjutan

Jatmiko menambahkan, pengembangan CBG merupakan bagian dari transformasi jangka panjang perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis di tengah tuntutan dekarbonisasi global.

“PalmCo ingin memastikan setiap langkah bisnis tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga berdampak nyata bagi lingkungan dan ketahanan energi nasional,” kata dia.

Langkah ini menegaskan pergeseran peran industri sawit, dari sekadar penghasil komoditas menjadi bagian penting dalam ekosistem energi terbarukan Indonesia.

 

Tags: #ketahanan energi#Palm Oil Mill Effluent#PalmCo#PTPN IV

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

BPDP Bantah Surat Edaran Minta Data dan Dokumen Petani Sawit Merauke

BPDP Bantah Surat Edaran Minta Data dan Dokumen Petani Sawit Merauke

18 Agustus 2026
Harga CPO Jatuh di Awal Januari 2026

Ekspor Sawit RI Naik 7 Persen pada Februari 2026

30 April 2026
Didukung Sinar Mas Agribusiness and Food, 299 Petani Aceh Peroleh Sertifikasi RSPO

Didukung Sinar Mas Agribusiness and Food, 299 Petani Aceh Peroleh Sertifikasi RSPO

12 Desember 2025

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?