Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Ekspor Sawit RI Naik 7 Persen pada Februari 2026

30 April 2026
in Headline, News
Harga CPO Jatuh di Awal Januari 2026

Minyak kelapa sawit/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta– Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat ekspor produk sawit pada bulan Februari 2026 naik menjadi 3.297 ribu ton atau 7,01 persen dari ekspor bulan Januari sebesar 3.081 ribu ton.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Peningkatan ekspor terjadi pada olahan minyak inti sawit yang menjadi 171 ribu ton dari 125 ribu ton pada bulan sebelumnya (+36,80 persen), pada CPO yang menjadi 395 ribu ton dari 332 ribu ton (+18,98 persen), pada olahan minyak sawit yang menjadi 2.267 ribu ton dari 2.172 ribu ton (+4,37 persen) dan pada oleokimia yang menjadi 462 ribu ton dari 450 ribu ton pada bulan sebelumnya (+2,67 persen).

“Secara YoY sampai Februari, ekspor 2026 naik menjadi 6.378 ribu ton atau 33,96 persen lebih tinggi dari ekspor 2025 sebesar 4.761 ribu ton,” kata Mukti Sardjono Direktur Eksekutif GAPKI dalam siaran persnya, Selasa (21/4/2026).

Menurut negara tujuannya, terjadi peningkatan ekspor pada bulan Februari dibanding bulan sebelumnya yaitu untuk China (+152 ribu ton), Malaysia (+116 ribu ton), EU 27 (+78 ribu ton), India (+56 ribu ton), Amerika Serikat (+43 ribu ton), dan Middle East (+42 ribu ton). Sedangkan penurunan ekspor terjadi untuk tujuan Pakistan (-136 ribu ton), Afrika (-68 ribu ton), Bangladesh (-40 ribu ton) dan Russia (-26 ribu ton).

Secara YoY Februari, peningkatan ekspor 2026 dari ekspor 2025 terjadi untuk tujuan China (+628 ribu ton), Malaysia (+336 ribu ton), Uni Eropa 27 (+173 ribu ton), Russia (+150 ribu ton), Bangladesh (+57 ribu ton), India (+45 ribu ton), Amerika Serikat (+18 ribu ton), Timur Tengah (9 ribu ton), sedangkan penurunan ekspor terjadi untuk tujuan Pakistan (-15 ribu ton) dan Afrika (-14 ribu ton).

Nilai ekspor produk sawit bulan Februari mengalami peningkatan dari USD 3,36 miliar di bulan Januari menjadi USD 3,69 miliar pada Februari atau meningkat sebesar 9,70 persen.

Secara YoY sampai Februari, nilai ekspor 2026 naik menjadi 7,05 miliar atau 28,88 persen lebih tinggi dari tahun 2025 sebesar USD 5,47 miliar.

Peningkatan nilai ekspor yang terjadi selain karena meningkatnya volume ekspor juga karena harga rata-rata Januari- Februari 2026 sebesar USD 1.306/ton Cif Rotterdam yang lebih tinggi dari rata-rata Januari-Februari 2025 sebesar USD 1.218/ton Cif Roterdam.

Adapun produksi CPO bulan Februari 2026 mencapai 5.015 ribu ton, naik 4,96 persen dari bulan sebelumnya 4,778 ribu ton.

 

Produksi PKO bulan Februari juga naik menjadi 485 ribu ton dari 458 ribu ton di bulan Januari sehingga total produksi CPO+PKO Februari 2026 mencapai 5.500 ribu ton lebih besar 5,04 persen dari bulan sebelumnya 5.236 ribu ton.

Secara YoY sampai Februari, produksi CPO+PKO 2026 naik menjadi 10.737 ribu ton atau 28,94 persen lebih tinggi dari produksi 2025 sebesar 8.327 ribu ton.

Total konsumsi dalam negeri mengalami peningkatan 9,55 persen dari 2.104 ribu ton di bulan Januari menjadi 2.305 ribu ton pada bulan Februari 2026. Peningkatan terbesar terjadi pada konsumsi pangan yang naik menjadi 986 ribu ton atau 16,55 persen dari bulan sebelumnya sebesar 846 ribu ton.

Konsumsi biodiesel naik 7,12 persen menjadi 1.144 ribu ton dari 1.068 ribu ton pada bulan sebelumnya. Sedangkan konsumsi oleokimia turun -7,89 persen, menjadi 175 ribu ton dari 190 ribu ton pada bulan sebelumnya. Secara YoY sampai Februari, konsumsi 2026 naik menjadi 4.409 ribu ton atau 12,96 persen lebih tinggi dari konsumsi 2025 sebesar 3.903 ribu ton.

Dengan stok awal tahun 2026 sebesar 2.068 ribu ton, produksi Jan-Feb CPO+PKO 10.737 ribu ton, konsumsi Jan-Feb 4.409 ribu ton dan ekspor Jan-Feb 6.378 ribu ton, maka stok di akhir Februari 2026 menjadi 2.026 ribu ton lebih kecil dari 2.250 ribu ton pada stok di akhir Februari 2025.

 

Tags: #2026#CPO#ekspor#Februari#Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

BPDP Dorong Penerima Beasiswa SDM Perkebunan Majukan Perkebunan RI

BPDP Dorong Penerima Beasiswa SDM Perkebunan Majukan Perkebunan RI

9 Oktober 2026
B50 Launching Juli 2026, Prabowo: Kita Tak Impor Solar Lagi

B50 Launching Juli 2026, Prabowo: Kita Tak Impor Solar Lagi

25 Juni 2026

Personal finance for young adults: An introduction to cryptocurrencies

12 Desember 2024

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?