Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Dukung Program Swasembada Ikan, PT SMS Panen Perdana Budidaya Lele di Kabupaten Lahat

9 Mei 2026
in Headline, Lingkungan
Dukung Program Swasembada Ikan, PT SMS Panen Perdana Budidaya Lele di Kabupaten Lahat

Penyerahan piagam apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Lahat, khususnya Dinas Perikanan, atas program budidaya ikan air tawar Sinar Mas Agribusiness and Food yang berfokus pada budidaya ikan lele/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Lahat-PT Sawit Mas Sejahtera (PT SMS), anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, melakukan panen perdana program budidaya ikan air tawar berupa ikan lele di desa Beringin Jaya, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Kegiatan ini dihadiri Dinas Perikanan Kabupaten Lahat, Kepala Desa Beringin Jaya, serta Kelompok Tani Beringin Jaya sebagai pelaksana program.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Perikanan menyerahkan piagam apresiasi kepada PT Sawit Mas Sejahtera atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan budidaya ikan air tawar di desa Beringin Jaya. Apresiasi ini sekaligus menjadi pengakuan atas dukungan perusahaan terhadap program Swasembada Ikan di Kabupaten Lahat.

Program budidaya ikan lele ini telah berjalan sejak 2025 dan dikelola oleh Kelompok Tani Beringin Jaya yang beranggotakan 10 orang. Pada panen perdana ini, kelompok tani berhasil menghasilkan 1,6 ton ikan lele. Hasil panen tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat sekitar serta disalurkan kepada pedagang lokal.

Program ini sejalan dengan program Swasembada Ikan yang menjadi salah satu program prioritas Bupati Lahat dan telah dicanangkan sejak 2019. Melalui dukungan budidaya ikan air tawar, perusahaan berupaya mendorong peningkatan ketahanan pangan, pemenuhan gizi masyarakat, serta penguatan ekonomi masyarakat desa.

Ikan lele dipilih karena memiliki kandungan gizi yang baik, relatif mudah dibudidayakan, memiliki masa panen singkat sekitar dua hingga tiga bulan, serta menjadi salah satu jenis ikan yang banyak digemari oleh masyarakat di sekitar desa Beringin Jaya.

Abdurahman Marasabessy, Manajer Sungai Saling Estate, mengatakan program ini bagian dari komitmen perusahaan mendukung peningkatan penghidupan masyarakat sekitar wilayah operasional.

“Setiap program yang kami jalankan perlu memiliki indikator keberhasilan yang jelas, serta mempertimbangkan kondisi dan potensi setempat. Panen perdana ini menjadi bukti bahwa program budidaya ikan lele memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Kami berharap program ini dapat berlanjut dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Desa Beringin Jaya dan sekitarnya. Tujuan kami adalah untuk bertumbuh bersama masyarakat,” ujar Abdurahman dalam siaran persnya, Sabtu (09/5/2026).

Abdil Musaddad, fasilitator program budidaya lele, menjelaskan peserta program mendapatkan pendampingan mengenai dasar-dasar budidaya ikan air tawar, khususnya ikan lele. Dalam program ini, sebanyak 16.000 ekor bibit lele ditebar dan dipelihara oleh kelompok tani hingga memasuki masa panen.

Sementara itu, Darwis, Kepala Desa Beringin Jaya, menyampaikan apresiasinya atas dukungan perusahaan dalam pengembangan budidaya ikan air tawar di desanya. “Pembinaan kegiatan ini berjalan dengan lancar. Kami sangat berterima kasih kepada perusahaan yang telah mendukung budidaya ikan air tawar di Desa Beringin Jaya. Semoga program ini dapat mendukung Swasembada Ikan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di Desa Beringin Jaya,” ujar Darwis.

Senada, Marully selaku Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lahat turut mengapresiasi pelaksanaan panen perdana ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan perikanan air tawar di Kabupaten Lahat.

“Panen hari ini merupakan bukti nyata sinergi antara sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat. Kami mengapresiasi perusahaan yang telah berkontribusi bagi masyarakat, dan kami berharap usaha ini dapat berkelanjutan,” ujar Marully.

Marully menambahkan, Dinas Perikanan Kabupaten Lahat saat ini tengah melakukan pendataan ulang terhadap kelompok-kelompok perikanan yang aktif agar dapat diakomodir dalam perencanaan program ke depan.

Menurutnya, kebutuhan ikan lele di pasar masih cukup tinggi, sehingga diperlukan kolaborasi untuk menghubungkan produsen dengan pasar.

“Kebutuhan lele untuk pasar masih tinggi, bahkan dapat mencapai sekitar tiga ton setiap hari. Dinas Perikanan dapat berperan sebagai fasilitator untuk menghubungkan produsen dengan pasar dan konsumen. Ke depan, kami juga melihat adanya peluang untuk pengembangan yang lebih luas, termasuk potensi ekspor lele. Dengan kerja sama yang baik, kami yakin hal tersebut dapat terwujud,” tambahnya.

Program pemberdayaan masyarakat ini merupakan bagian dari Bright Future Initiative, jaringan akselerasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sinar Mas Agribusiness and Food yang telah membantu 113 UMKM dalam merealisasikan dan mengembangkan 189 proyek di berbagai wilayah operasional perusahaan di Indonesia.

Melalui program ini, Sinar Mas Agribusiness and Food terus berupaya mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program penghidupan berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi local.

Program budidaya ikan lele di Desa Beringin Jaya diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar.

 

Tags: #budidaya lele#PT Sawit Mas Sejahtera#Sinar Mas Agribusiness and Food#Sumatera Selatan#swasembada ikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

AKPY, Ditjenbun dan BPDP Dorong Peningkatan Rendemen Sawit Rakyat Mukomuko

AKPY, Ditjenbun dan BPDP Dorong Peningkatan Rendemen Sawit Rakyat Mukomuko

11 September 2026
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatihan Budidaya untuk Dorong Regenerasi Pekebun Sawit Wajo

AKPY, BPDP dan Ditjenbun Gelar Pelatihan Budidaya untuk Dorong Regenerasi Pekebun Sawit Wajo

18 Juli 2026
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng ke 33,2 Juta KPM

Bulog Pastikan Distribusi Minyakita Terus Berjalan

11 Mei 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?