Palmoil.id, Aceh Tamiang-Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis desa terus diperkuat.
PT Padang Palma Permai (PT PPP), anak usaha Minamas Plantation, memulai implementasi program Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) melalui seremoni tanam perdana di Desa Pantai Tinjau, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (P) Drs. Armia Pahmi, bersama CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar, sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis perkebunan.
Melalui program FPKMS, PT Padang Palma Permai memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat di atas lahan seluas 71,32 hektare, yang melibatkan Desa Kebun Barang Ara, Desa Pantai Tinjau, Desa Sekerak, dan Desa Bandar Mahligai. Program ini dijalankan melalui Koperasi Produsen Mitra Tamiang Maju sebagai wadah kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan kebun secara partisipatif dan berkelanjutan.
Tanam perdana ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi menandai dimulainya langkah nyata dalam membangun fondasi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan kemitraan, masyarakat didorong untuk berperan sebagai pelaku utama dalam pengelolaan kebun, sehingga manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
CEO Minamas Plantation, Azmi Jaafar, menegaskan bahwa program FPKMS merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak jangka panjang kemandirian ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Melalui FPKMS, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses, peran, dan manfaat langsung dari pembangunan kebun ini. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mendorong kemandirian ekonomi yang tumbuh dari desa,” ujar dia dalam keterangan resimnya, Rabu (20/5/20225).
Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan.
“Kami percaya, ketika perusahaan, pemerintah, dan masyarakat berjalan bersama, maka dampak yang dihasilkan akan lebih berkelanjutan dan dirasakan secara luas,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang – Armia Pahmi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Minamas Plantation dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan kemitraan.
“Program ini merupakan langkah positif dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa. Kami berharap inisiatif seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Seiring dimulainya program ini, diharapkan terbuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kelembagaan ekonomi desa.
Ke depan, Minamas Plantation melalui PT Padang Palma Permai akan terus mengembangkan program pemberdayaan berbasis kemitraan sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan.



