Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bidik Pasar Timur Tengah, Mentan Dorong Ekspor Kelapa dan CPO ke Lebanon

11 Juli 2026
in Headline, News
Bidik Pasar Timur Tengah, Mentan Dorong Ekspor Kelapa dan CPO ke Lebanon

Mentan Andi Amran Sulaiman saat menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Lebanon untuk Indonesia, Salam Al Achkar, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta-Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus mendorong peningkatan ekspor komoditas pertanian Indonesia ke Lebanon, khususnya kelapa dan crude palm oil (CPO), sebagai langkah memperluas akses pasar Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Komitmen tersebut disampaikan Mentan Amran saat menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Lebanon untuk Indonesia, Salam Al Achkar, di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (9/7/2026).

“Mereka menawarkan olive oil, kemudian saya minta ditambah ekspor kelapa dan CPO dari Indonesia ke Lebanon,” kata Mentan Amran.

Menurut Mentan Amran, kerja sama pertanian antara Indonesia dan Lebanon memiliki prospek yang sangat besar karena karakteristik sektor pertanian kedua negara saling melengkapi. Indonesia memiliki keunggulan pada komoditas tropis seperti kelapa sawit, kelapa, kopi, kakao, rempah-rempah, beras, dan buah-buahan tropis. Sebaliknya, Lebanon dikenal sebagai penghasil minyak zaitun, zaitun, anggur, buah sitrus, apel, tanaman obat, serta berbagai produk hortikultura bernilai tinggi.

Sinergi tersebut membuka ruang yang luas bagi peningkatan perdagangan, investasi, pertukaran teknologi, riset pertanian, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Indonesia sendiri memiliki kapasitas produksi yang sangat kuat untuk memenuhi kebutuhan pasar global. Sebagai produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki luas areal kelapa lebih dari 3,3 juta hektare dengan produksi sekitar 2,8 juta ton per tahun. Potensi tersebut menjadikan Indonesia sebagai pemasok utama berbagai produk turunan kelapa di pasar internasional.

Selain itu, Indonesia juga mempertahankan posisinya sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia. Produksi minyak sawit nasional pada 2025 diperkirakan mencapai sekitar 56 juta ton, terdiri atas crude palm oil (CPO) dan palm kernel oil (PKO), menjadikan Indonesia pemain utama dalam rantai pasok minyak nabati dunia sekaligus salah satu penyumbang devisa terbesar dari sektor perkebunan.

Dengan kapasitas tersebut, Mentan Amran optimistis ekspor komoditas perkebunan Indonesia ke Lebanon masih dapat terus ditingkatkan.

Di sisi lain, Lebanon merupakan mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah. Sekitar 65–80 persen kebutuhan pangan Lebanon masih bergantung pada impor, termasuk hampir seluruh kebutuhan gandumnya. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi pemasok pangan yang andal sekaligus memperkuat kerja sama di bidang ketahanan pangan.

Mentan Amran bahkan menegaskan kesiapan Indonesia untuk memasok beras apabila Lebanon membutuhkannya.

“Kalau mereka mau minta, saya kasih. Beras banyak,” ucap Mentan Amran.

Hal ini tentunya didukung oleh meningkatnya kapasitas produksi pangan nasional. Berbagai program strategis Kementerian Pertanian, mulai dari percepatan tanam, optimasi lahan, pembangunan dan rehabilitasi irigasi, modernisasi alat dan mesin pertanian, hingga penyederhanaan kebijakan pupuk, telah mendorong peningkatan produksi pangan nasional dan memperkuat cadangan beras pemerintah.

Sebagai informasi, sepanjang 2025, perdagangan pertanian Indonesia dengan Lebanon juga menunjukkan tren positif. Indonesia membukukan surplus perdagangan pertanian sekitar USD44,8 juta di tahun 2025. Ekspor utama Indonesia meliputi kelapa, kelapa sawit beserta produk turunannya, kopi, produk perkebunan, serta nanas.

Ke depan, kedua negara juga sepakat mendorong penguatan fasilitasi perdagangan melalui kerja sama di bidang tindakan sanitari dan fitosanitari (SPS), harmonisasi regulasi, business matching, serta promosi perdagangan.

Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat kemitraan ekonomi Indonesia-Lebanon sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk pertanian kedua negara untuk menembus pasar internasional.

Tags: #Andi Amran Sulaiman#CPO#crude palm oil#Duta Besar#ekspor#kelapa#Lebanon#Timur Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

BPDP Gandeng ALPENBUN Perkuat Kurikulum Pendidikan Tinggi Sawit Berbasis SKKNI

BPDP Gandeng ALPENBUN Perkuat Kurikulum Pendidikan Tinggi Sawit Berbasis SKKNI

12 Februari 2026
Karhutla Nasional Capai 107.465 Hektare

Terdeteksi 331 Titik Hotspot, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel dan Sumsel

27 September 2026
PTPN Group Catat Laba Rp6,39 Triliun di 2025

PTPN Group Catat Laba Rp6,39 Triliun di 2025

4 Juli 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?