Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Lewat Methane Capture dan Inovasi Pupuk Hayati, Astra Agro Buktikan Komitmen Ramah Lingkungan

5 September 2026
in Headline, Lingkungan
Lewat Methane Capture dan Inovasi Pupuk Hayati, Astra Agro Buktikan Komitmen Ramah Lingkungan

Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Tingning Sukowignjo, meraih gelar Anugerah Ekonomi Hijau 2026/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta — PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) kembali meraih apresiasi atas komitmennya dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Astra Agro menerima Anugerah Ekonomi Hijau 2026 atas peran dalam mendorong transformasi industri perkebunan yang lebih bertanggung jawab, efisien, dan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diterima Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk, Tingning Sukowignjo, dalam gelaran Anugerah Ekonomi Hijau 2026 yang diselenggarakan Detikcom di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis malam (3/9/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Founder and Chairman CT Corp Chairul Tanjung, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Mohammad Jumhur Hidayat, serta sejumlah pimpinan korporasi nasional.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menekankan pentingnya keteladanan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“Penghargaan ini penting karena perubahan tidak hanya membutuhkan regulasi dan sanksi, perubahan juga membutuhkan keteladanan, pengakuan, reputasi, dan contoh nyata bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan bersama tanggung jawab ekologis,” ujar Jumhur saat membuka pelaksanaan Anugerah Ekonomi Hijau 2026.

Penghargaan yang diterima Astra Agro merupakan apresiasi atas berbagai upaya perusahaan dalam mendorong praktik perkebunan yang bertanggung jawab, efisien, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengelolaan lingkungan yang terukur, penguatan ketelusuran rantai pasok, pengembangan inovasi dalam kegiatan operasional, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional Astra Agro.

Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo, mengatakan transformasi keberlanjutan Astra Agro terus diperkuat melalui berbagai inovasi, baik di tingkat kebun maupun dalam proses operasional pabrik.

“Transformasi yang sama berjalan di pabrik. Melalui teknologi methane capture, limbah cair kelapa sawit yang semula menjadi sumber emisi yang signifikan kini ditangkap dan diubah menjadi biogas, bahan bakar boiler yang mendukung operasional pabrik. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Astra Agro untuk terus meningkatkan efisiensi energi sekaligus mengurangi jejak lingkungan dari kegiatan operasional,” ujar Tingning.

Upaya tersebut juga didukung oleh inovasi yang dikembangkan tim Research and Development (R&D) Astra Agro. Melalui penelitian mikroba yang berasal dari kebun perusahaan, Astra Agro mengembangkan ASTEMIC, pupuk hayati berbahan organik yang menjadi salah satu inovasi untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Penggunaan ASTEMIC mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia hingga 25 persen. Selain membantu meningkatkan kesehatan tanah, inovasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Astra Agro dalam menjaga produktivitas tanaman serta mendukung program peremajaan tanaman dalam jangka panjang.

Tidak hanya melalui inovasi di tingkat kebun dan pabrik, upaya pengurangan dampak lingkungan juga tercermin dari capaian penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Astra Agro.

Pada 2025, Astra Agro mencatat reduksi emisi GRK Cakupan 1 dan 2 sebesar 35,69 persen dibandingkan tahun dasar 2019. Capaian tersebut telah melampaui target Astra Agro untuk mengurangi emisi GRK sebesar 30 persen pada 2030.

Pada periode yang sama, bauran energi terbarukan Astra Agro mencapai 92,30 persen dan terus diarahkan menuju target 93,40 persen pada 2030. Capaian ini menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan tidak hanya menjadi bagian dari kebijakan perusahaan, tetapi juga diterapkan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Tingning mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi Astra Agro untuk terus melakukan perbaikan dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Bagi kami, keberlanjutan adalah proses yang terus berjalan. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan sekaligus menjadi dorongan bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kontribusi positif bagi lingkungan, masyarakat, dan keberlanjutan bisnis. Hal ini sejalan dengan semangat sinergi bumi dan manusia untuk satu Indonesia,” kata dia.

Tags: #2026#Anugerah Ekonomi Hijau#kelapa sawit#methane capture#PT Astra Agro Lestari#pupuk hayati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Safari Ramadan Musim Mas Group, Berbagi Bantuan dan Harapan bagi Ribuan Penerima Manfaat

Safari Ramadan Musim Mas Group, Berbagi Bantuan dan Harapan bagi Ribuan Penerima Manfaat

18 Maret 2026

Oil Set for Weekly Gain With Focus Turning to Stimulus And Storm

12 Desember 2024
BPDP Buka Beasiswa Sawit 2026, Kuota Naik Jadi 5.000 Mahasiswa

BPDP Buka Beasiswa Sawit 2026, Kuota Naik Jadi 5.000 Mahasiswa

8 Juni 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?