Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Agrinas Palma Tegaskan Peran Agroindustri dalam Menjamin Pasokan Bioenergi Nasional

7 September 2026
in Headline, Korporasi
Agrinas Palma Tegaskan Peran Agroindustri dalam Menjamin Pasokan Bioenergi Nasional

Direktur Utama Agrinas Palma, Mohammad Abdul Ghani, saat menjadi pembicara dalam Panel Diskusi 3 The 12th Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (IndoEBTKE ConEx) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta –PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan bahwa intensifikasi dan ekstensifikasi perkebunan menjadi kunci dalam menjamin ketersediaan bahan baku berkelanjutan untuk mendukung ketahanan energi nasional.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Agrinas Palma, Mohammad Abdul Ghani, saat menjadi pembicara dalam Panel Diskusi 3 The 12th Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (IndoEBTKE ConEx) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/9).

Panel diskusi tersebut turut menghadirkan Anggota Dewan Energi Nasional Satya W. Yudha, Direktur Bioenergi Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Noor Arifin Muhammad, serta Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga Joko Pranoto.

Diskusi membahas akselerasi bioenergi nasional melalui kepastian regulasi dan bahan baku serta kesiapan infrastruktur dari hulu hingga hilir.

Agrinas Palma memandang rencanaapn dan pertamina persero pengembangan bioenergi tidak cukup hanya bertumpu pada kebijakan mandatori di sektor hilir. Keberhasilannya harus didukung sektor agroindustri yang produktif, berkelanjutan, dan mampu menyediakan bahan baku secara konsisten.

“Indonesia memiliki potensi bioenergi yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana meningkatkan produktivitas, menjaga keberlanjutan, serta memastikan hasil dari sektor hulu dapat terhubung dengan kebutuhan industri bioenergi nasional,” ujar Mohammad Abdul Ghani.

Kelapa sawit memiliki posisi strategis sebagai prime mover bioenergi nasional karena produktivitasnya lebih tinggi dibandingkan tanaman penghasil minyak nabati lainnya. Dengan menggunakan sekitar 8 persen lahan pertanian dunia, sawit menghasilkan sekitar 34 persen produksi minyak nabati pangan dunia dan dapat diolah menjadi biodiesel, Sustainable Aviation Fuel, oleokimia, bio-CNG, serta biogas.

Perkebunan sawit rakyat mencakup sekitar 42 persen atau 6,94 juta hektare dari total luas perkebunan sawit Indonesia. Sekitar 2,8 juta hektare di antaranya didominasi tanaman berusia lebih dari 25 tahun dan melibatkan sekitar 1,4 juta kepala keluarga.

Dominasi tanaman tua dan rendahnya realisasi Peremajaan Sawit Rakyat  (PSR) menyebabkan produktivitas sawit rakyat masih berada pada kisaran 2,6 ton CPO per hektare. Padahal, melalui penerapan best practices, produktivitas dapat mencapai sekitar 5 ton CPO per hektare. Saat ini, realisasi peremajaan baru sekitar 20 ribu hektare per tahun, sementara alokasi dana untuk program tersebut tercatat kurang dari 5 persen selama periode 2021 – 2023.

Berdasarkan hasil analisis data Agrinas Palma, Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 104 juta ton CPO pada 2045 untuk memenuhi kebutuhan biodiesel, pangan, ekspor, produk turunan, dan Sustainable Aviation Fuel.

Pemenuhan kebutuhan tersebut memerlukan peningkatan produktivitas dari 3 ton menjadi 4,4 ton CPO per hektare serta penambahan areal sekitar 7,4 juta hektare.

Agrinas Palma menilai intensifikasi perlu dilakukan melalui percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), penerapan pola tumpang sari tanaman pangan, Good Agricultural Practices, digitalisasi, mekanisasi, serta penguatan riset dan inovasi.

Sementara itu, ekstensifikasi dilaksanakan melalui verifikasi kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi, disertai reforestasi terhadap sisa kawasan dan area marginal.

Peningkatan produksi tersebut harus berjalan seiring dengan tata kelola berkelanjutan melalui perlindungan kawasan High Conservation Value dan High Carbon Stock, pelestarian keanekaragaman hayati, larangan penggunaan api dalam pembukaan lahan, serta penerapan sistem ketertelusuran berbasis teknologi informasi.

Pendekatan ini sejalan dengan visi PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) untuk menjadi perusahaan perkebunan global yang terkemuka, ramah lingkungan, dan ramah sosial sebagai pilar utama swasembada pangan dan energi nasional.

Hilirisasi sawit dikembangkan melalui rantai produksi terintegrasi, mulai dari pengelolaan kebun berkelanjutan, pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya, penggunaan truk listrik untuk mengurangi emisi dan menghemat biaya pengangkutan, hingga pengolahan di pabrik kelapa sawit.

CPO yang dihasilkan dapat diolah menjadi biodiesel untuk mendukung program B50 serta minyak pangan. Tandan kosong dan Palm Oil Mill Effluent juga dapat dimanfaatkan menjadi green diesel, Sustainable Aviation Fuel, biogas, dan bahan bakar co-firing.

Pendekatan tersebut diharapkan membuka lapangan kerja, memenuhi kebutuhan pangan dan energi, menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif, mengoptimalkan ekonomi sirkular, serta mewujudkan pertanian berkelanjutan.

Agrinas Palma juga menyiapkan pengembangan bioetanol terintegrasi berbasis singkong. Skema tersebut menghubungkan perkebunan seluas 4.000 – 6.000 hektare dengan pabrik berkapasitas 100 kiloliter per hari.

Pasokan sekitar 200 ribu ton singkong per tahun diproyeksikan menghasilkan 30 ribu kiloliter bioetanol per tahun, sedangkan produk samping berupa DDGS dan vinasse dapat dimanfaatkan untuk mendukung peternakan sapi terintegrasi.

Rencana pengembangan biodiesel dan bioetanol akan dilaksanakan melalui kerja sama strategis antara PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina (Persero), dengan dukungan Danantara. Dalam kerja sama tersebut, Agrinas Palma berperan menyediakan lahan dan mengelola rantai pasok bahan baku, sedangkan Pertamina berperan dalam pembangunan dan pengoperasian pabrik biofuel serta menjadi offtaker produk.

“Kami ingin menghasilkan biodiesel dan bioetanol dengan dukungan pasokan bahan baku dari sektor agroindustri nasional. Untuk mewujudkannya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, pelaku industri, lembaga pembiayaan, serta pemilik teknologi,” kata Mohammad Abdul Ghani.

Melalui hilirisasi terintegrasi yang ramah lingkungan dan ramah sosial, Agrinas Palma berkomitmen menjadi perusahaan perkebunan global terkemuka sekaligus pilar utama swasembada pangan dan energi nasional.

Tags: #biodiesel#bioenergi#ketahanan energi#PT Agrinas Palma Nusantara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

INSTIPER dan BGA Luncurkan Traktor Autonomous Pemupuk Sawit, Efisiensi Biaya Turun hingga 60 Persen

INSTIPER dan BGA Luncurkan Traktor Autonomous Pemupuk Sawit, Efisiensi Biaya Turun hingga 60 Persen

30 April 2026
Harga Sawit Sumbar Turun, Tertinggi RpRp3.435 per Kg

Harga Sawit Sumbar Turun, Tertinggi RpRp3.435 per Kg

22 Mei 2025
PalmCo Dampingi Petani Sawit ikut Program PSR 49.077 Hektare

PalmCo Dampingi Petani Sawit ikut Program PSR 49.077 Hektare

8 Oktober 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?