Palmoil.id, Jakarta-Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memperkirakan produksi minyak sawit mentah (CPO) hingga akhir Desember 2026 mencapai 58,8 juta ton.
Sekretaris Jenderal GAPKI Hadi Sugeng mengungapkan, produksi CPO tahun 2026 lebih tinggi daripada tahun sebelumnya sebesar 56,6 juta ton.
Dia menyebutkan, produksi minyak sawit sampai Agustus 2026 tumbuh sekitar 5 persen dari tahun 2025 sebesar 39 juta ton menjadi 40,9 juta ton.
“Kita perkirakan hingga akhir tahun Desember 2026 mencapai 58,8 juta ton. “Tumbuh 4 persen daripada tahun lalu sebesar 56,6 juta ton,” jelas Hadi, dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026).
Adapun produksi CPO bulan Agustus 2026 mencapai 4,8 juta ton, turun 0,50 persen dari bulan sebelumnya 4,9 juta ton.
Produksi PKO bulan Agustus juga turun menjadi 464 ribu ton dari 466 ribu ton di bulan Juli sehingga total produksi CPO+PKO bulan Agustus 2026 mencapai 5,34 juta ton atau turun 0,50 persen dari bulan sebelumnya 5,37 juta ton.
Secara kumulatif Januari–Agustus 2026, total produksi CPO+PKO mencapai 40,9 juta ton, lebih tinggi 5,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 39,03 juta ton.



