Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Budidaya

Genjot Hilirisasi, Sawit Jadi ‘Miracle Crop’ Andalan RI di Pasar Global

20 Maret 2026
in Budidaya, Headline
Genjot Hilirisasi, Sawit Jadi ‘Miracle Crop’ Andalan RI di Pasar Global

Petani kelapa sawit/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat hilirisasi kelapa sawit guna meningkatkan nilai tambah di dalam negeri dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Dengan produktivitas tertinggi di antara minyak nabati lainnya, efisiensi penggunaan lahan, serta kontribusi besar terhadap devisa negara, komoditas ini kerap disebut sebagai “miracle crop” yang menjadi andalan perekonomian nasional.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman dalam beberapa kesempatan menegaskan kelapa sawit merupakan salah satu tulang punggung perekonomian nasional yang harus dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

“Kelapa sawit merupakan salah satu kekuatan besar Indonesia. Produktivitasnya tinggi, efisien dalam penggunaan lahan, dan mampu menggerakkan ekonomi rakyat dari desa hingga industri besar. Inilah yang membuat sawit layak disebut miracle crop,” ujar Mentan Amran.

Berdasarkan data publikasi statistik Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian luas areal kelapa sawit Indonesia pada 2024 dan 2025 (angka sementara) tercatat mencapai 16,83 juta hektare.

Pada tahun 2024, produksi minyak sawit mentah (CPO) nasional mencapai 45,44 juta ton dengan produktivitas rata-rata 3,5 ton per hektare. Pada tahun yang sama, empat provinsi menjadi kontributor terbesar produksi sawit nasional.

Provinsi Riau mencatat produksi 9,14 juta ton. Disusul Kalimantan Barat dengan produksi 4,96 juta ton, Kalimantan Tengah dengan produksi 7,46 juta ton, serta Kalimantan Timur produksi 3,90 juta ton.

Memasuki tahun 2025 (angka sementara), menunjukkan tren peningkatan produksi nasional meningkat menjadi 46,55 juta ton (CPO) dengan produktivitas rata-rata mencapai 3,6 ton per hektare.

Pada tahun 2025, Riau tetap menjadi kontributor terbesar dengan produksi 9,46 juta ton. Kalimantan Barat dengan produksi 4,94 ton, Kalimantan Tengah mencatat produksi 7,59 juta ton, serta Kalimantan Timur sebesar 4,29 juta ton.

Peningkatan produksi tersebut semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar di dunia.

Dari sisi perdagangan global, pada tahun 2024 volume ekspor sawit Indonesia tercatat sebesar 32,34 juta ton dengan nilai mencapai 22,85 miliar dolar AS.

Sementara pada tahun 2025, volume ekspor meningkat menjadi 36,37 juta ton dengan nilai 28,50 miliar dolar AS. Kenaikan ini menunjukkan peran strategis sawit dalam memperkuat neraca perdagangan dan kontribusinya terhadap devisa negara.

Menurut Mentan Amran, arah kebijakan Kementan saat ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi di sektor hulu, tetapi juga pada penguatan hilirisasi agar nilai tambah dinikmati di dalam negeri.

Pengembangan produk turunan sawit, mulai dari pangan olahan, oleokimia, hingga bioenergi seperti biodiesel, dinilai menjadi kunci memperkokoh ketahanan energi sekaligus memperluas lapangan kerja.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, menambahkan bahwa kelapa sawit memiliki produktivitas minyak per hektare yang jauh lebih tinggi dibandingkan komoditas minyak nabati lainnya.

Dengan efisiensi lahan tersebut, sawit diharapkan mampu memenuhi kebutuhan minyak nabati global tanpa tekanan pembukaan lahan yang berlebihan, serta tetap sesuai ketentuan yang berlaku dan mengimplementasikan sistem keberlanjutan.

“Hilirisasi menjadi strategi penting agar sawit tidak hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi. Dengan begitu, manfaat ekonomi bisa dirasakan lebih luas oleh pekebun, pelaku usaha, dan masyarakat,” jelas Roni.

Roni juga menekankan pentingnya penguatan sertifikasi dan praktik budidaya berkelanjutan, termasuk percepatan peremajaan sawit rakyat untuk menjaga produktivitas kebun. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan daya saing sawit Indonesia di pasar global sekaligus menjawab berbagai tantangan isu lingkungan.

Roni menambahkan, dengan strategi hilirisasi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, Kementan optimistis kelapa sawit akan semakin memperkokoh posisinya sebagai komoditas strategis nasional sekaligus motor penggerak industrialisasi berbasis perkebunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

 

Tags: #hilirisasi#kelapa sawit#Kementerian Pertanian#miracle crop#perkebunan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

GAPKI Dorong Sinergi Industri Sawit Lewat Andalas Forum VI

GAPKI Dorong Sinergi Industri Sawit Lewat Andalas Forum VI

21 April 2026
PTPN IV PalmCo Perketat Patroli dan Mitigasi Karhutla di Empat Provinsi

PTPN IV PalmCo Perketat Patroli dan Mitigasi Karhutla di Empat Provinsi

29 Juli 2026
Minamas Plantation Bangun Kebun Plasma 330 Hektar di Kotabaru Kalsel

Minamas Plantation Bangun Kebun Plasma 330 Hektar di Kotabaru Kalsel

15 Januari 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?