Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

9 Mei 2026
in Headline, Korporasi
Wilmar Dorong Kesiapan Kerja Mahasiswa Lewat Program Magang

Wilmar komitmennya mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesiapan kerja generasi muda melalui program magang (internship)/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta– Wilmar memperkuat komitmennya mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesiapan kerja generasi muda melalui program magang (internship), yang membantu menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Program magang ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja, sehingga diharapkan membuka peluang lebih besar untuk terserap di dunia industri.

Menurut Head of Human Capital Wilmar Erlina Panitri, program magang memiliki peran penting dalam mendukung konsep link and match antara pendidikan dan praktik kerja di lapangan.

Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membantu mahasiswa memahami kebutuhan industri sejak dini.

“Mahasiswa dapat lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus,” kata Erlina dalam keterangan resmi, Minggu (19/4/2026).

Wilmar menyediakan dua skema program magang, yaitu reguler dengan durasi hingga tiga bulan dan berbasis kompetensi yang berlangsung hingga enam bulan.

Pada program berbasis kompetensi, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga dapat memanfaatkan program tersebut untuk menyelesaikan tugas akhir.

“Melalui program ini, selain belajar langsung di lapangan, mereka  dapat sekaligus menyelesaikan tugas akademiknya, sehingga lebih efisien dan aplikatif,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan telah bekerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan, antara lain Akademi Kimia Analis (AKA) Bogor, Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta, Fakultas Agribisnis Institut Pertanian Bogor (IPB), Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Universitas Widya Mandala Surabaya serta Politeknik Industri Petrokimia Banten.

Untuk memperluas dampak program, sejak tahun lalu pihaknya juga bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja, untuk melaksanakan program magang nasional (SiapKerja).

Erlina menambahkan, berdasarkan pengalaman pelaksanaan program, mahasiswa yang mengikuti magang cenderung lebih mudah mendapatkan pekerjaan karena telah memiliki pengalaman kerja yang relevan.

Bahkan, sebagian peserta memiliki peluang untuk direkrut langsung oleh perusahaan setelah menyelesaikan program magang.

“Umumnya, peserta magang dapat memperoleh pekerjaan dalam waktu relatif singkat setelah wisuda, bahkan ada yang langsung direkrut oleh perusahaan,” jelas Erlina.

Ke depan, Wilmar akan terus mengembangkan program ini sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul dan peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Salah satu mantan peserta magang, Aziz Fakhruddin Amrullah, alumni Fakultas Pertanian IPB mengaku memperoleh banyak pengalaman praktis selama magang di Wilmar Group.

Dia terlibat langsung dalam proses operasional, mulai dari penerimaan gabah, pengolahan, hingga pendampingan dengan petani.

Dia juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan petani melalui Farmer Engagement Pogram (FEP). Dari situ saya belajar memahami berbagai karakter petani, sekaligus menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah.

“Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja,” kata Aziz.

 

Tags: #generasi muda#kebutuhan industri#pendidikan#program magang#Wilmar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Pekebun Sawit Naik Kelas, BPDP, Ditjenbun dan PT SIB Gelar Pelatihan ISPO

Pekebun Sawit Naik Kelas, BPDP, Ditjenbun dan PT SIB Gelar Pelatihan ISPO

15 September 2026
Tingkatkan Kualitas SDM, BPDP Dukung Pekebun Sawit Rokan Hilir Lebih Profesional

Tingkatkan Kualitas SDM, BPDP Dukung Pekebun Sawit Rokan Hilir Lebih Profesional

31 Agustus 2026

Sotheby’s introduces cryptocurrency sales with a famous Banksy work

6 Oktober 2024

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?