Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Guru Besar IPB Ungkap Tanaman Sawit Tak Boros Air dan Bukan Penyebab Banjir

10 Mei 2026
in Headline, Lingkungan
Genjot Hilirisasi, Sawit Jadi ‘Miracle Crop’ Andalan RI di Pasar Global

Petani kelapa sawit/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Bogor-Kelapa sawit kerap dituding sebagai tanaman boros air dan penyebab utama banjir. Namun, hasil penelitian Guru Besar IPB University, Prof Hendrayanto, menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Menurutnya, banjir dan tanah longsor lebih banyak dipicu oleh degradasi ekosistem, perubahan tata guna lahan, dan anomali iklim yang membentuk siklus bencana hidrometeorologis.

Dalam Orasi Ilmiah Guru Besar IPB University pada Sabtu (25/4), Prof Hendrayanto memaparkan hasil penelitiannya terkait hidrologi di sawit sebagai tumbuhan dan juga di kebun sawit.

“Hasil penelitian yang lumayan lama ini menarik untuk disampaikan, tentang sawit karena sawit banyak disalahkan,” ujar dia.

Berdasarkan hasil kajian ilmiah menggunakan pendekatan pengukuran transpirasi dan evapotranspirasi, ditemukan bahwa secara keseluruhan laju transpirasi dan evapotranspirasi kebun sawit relatif sebanding dengan tanaman dan sistem perkebunan lainnya.

Respons hidrologi daerah tangkapan air (DTA) yang didominasi sawit pun tidak menunjukkan kondisi yang lebih buruk dibandingkan DTA yang didominasi karet.

Dijelaskannya, “Tanaman kelapa sawit tidak boros air karena laju transpirasinya sebanding dengan tanaman lain seperti karet, mahoni, dan akasia.” Pernyataan ini, sebut dia, disampaikan untuk meluruskan persepsi keliru yang selama ini menyalahkan kelapa sawit sebagai pemicu pemborosan air dan peningkatan risiko banjir di berbagai wilayah.

Menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada satu komoditas tertentu, melainkan akibat konversi dan degradasi hutan hujan tropis. Perubahan tersebut bisa menjadi perkebunan sawit, permukiman, maupun hutan monokultur lainnya.

Eksploitasi yang tidak terkendali, perubahan tata guna lahan, dan anomali iklim meningkatkan frekuensi bencana seperti banjir, longsor, dan kekeringan.

Ia menjelaskan, meskipun perkebunan kelapa sawit memberikan kontribusi ekonomi signifikan—terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan sebagai sumber devisa—perluasannya kerap memicu perubahan ekologis, termasuk siklus hidrologi, yang kemudian melahirkan persepsi sebagai tanaman “boros air”.

Prof Hendrayanto menyimpulkan bahwa menyederhanakan persoalan dengan menyalahkan kelapa sawit sebagai penyebab utama degradasi lingkungan tidaklah tepat.

Pendekatan yang lebih relevan adalah melalui pengelolaan lanskap, pengaturan pola ruang daerah aliran sungai (DAS) secara terpadu, serta penerapan praktik pengelolaan terbaik dalam pemanfaatan sumber daya alam.

Tags: #banjir#boros air#Hendrayanto#IPB University#kelapa sawit#tanaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Agrinas Palma Perkuat Kemitraan Koperasi untuk Dorong Hilirisasi Sawit dan Kesejahteraan Petani

Agrinas Palma Perkuat Kemitraan Koperasi untuk Dorong Hilirisasi Sawit dan Kesejahteraan Petani

12 Agustus 2026
Laba Bersih ANJ Tumbuh 251,9 Persen di Kuartal I 2025

Peremajaan Sawit Rakyat Belum Penuhi Target

30 Januari 2026
Musim Mas Luncurkan Program SOPRI Untuk Dukung 400 Pekebun Swadaya

Musim Mas Luncurkan Program SOPRI Untuk Dukung 400 Pekebun Swadaya

2 Mei 2025

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?