Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
  • Home
  • News
  • Regulasi
  • Korporasi
  • Budidaya
  • Harga
  • Lingkungan
  • Inovasi
  • Smallholder
No Result
View All Result
Palmoil.id
No Result
View All Result
Home Headline

Sejak 1 Juli Terapkan B50, KAI Perkuat Transisi dan Distribusi Energi Nasional

19 Juli 2026
in Headline, Korporasi
Sejak 1 Juli Terapkan B50, KAI Perkuat Transisi dan Distribusi Energi Nasional

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada sarana diesel sejak 1 Juli 2026/ist

Share on FacebookShare on Twitter

Palmoil.id, Jakarta-PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada sarana diesel sejak 1 Juli 2026.

Baca Juga

130 Pekebun Simalungun Ikuti Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik

BPDP Promosikan Industri Perkebunan Indonesia ke Pasar Global di TEI 2026

BPDP-Bea Cukai Kenalkan Sawit Berkelanjutan kepada Pelajar Bangka Belitung

Penerapan tersebut mencakup lokomotif dan kereta pembangkit setelah melalui rangkaian pengujian teknis, pemantauan komponen, serta penguatan aspek keselamatan dan keandalan operasional.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, penerapan B50 merupakan bentuk dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan berbasis sumber daya dalam negeri.

“Sejak 1 Juli 2026, KAI mulai menerapkan B50 secara bertahap pada sarana diesel sesuai kebijakan pemerintah. Setiap tahap kami persiapkan melalui pengujian teknis dan evaluasi operasional agar transisi energi tetap berjalan selaras dengan keselamatan perjalanan serta keandalan sarana,” ujar Anne dalam keterangan resminya, Selasa (14/7/2026).

B50 merupakan bahan bakar yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak nabati dan 50 persen bahan bakar solar. Peningkatan bauran biodiesel memperbesar pemanfaatan energi terbarukan domestik, mengurangi kebutuhan solar berbasis fosil, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Dari sisi lingkungan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memperkirakan implementasi B50 secara nasional dapat mendukung penurunan emisi karbon dioksida hingga 44,46 juta ton. Proyeksi tersebut lebih tinggi dibandingkan penurunan emisi melalui penerapan B40 yang mencapai 39,66 juta ton.

Kesiapan pada sektor perkeretaapian dibangun melalui uji penggunaan B50 pada mesin diesel kereta pembangkit dan lokomotif. Pengujian mencakup performa mesin, konsumsi bahan bakar, stabilitas pembakaran, emisi, kondisi filter, pelumas, serta komponen pada sistem bahan bakar.

Uji pada kereta pembangkit dilakukan untuk memastikan genset mampu menjaga pasokan listrik selama perjalanan. Sementara itu, pengujian lokomotif diarahkan untuk melihat respons mesin terhadap karakteristik operasi kereta api dengan beban dan waktu pengoperasian yang beragam.

“Pemantauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kualitas bahan bakar, kondisi mesin, filter, hingga pola perawatan. Evaluasi akan terus dilaksanakan agar penerapan B50 dapat mendukung operasional kereta api secara aman, andal, dan terukur,” kata Anne.

Pengalaman KAI menggunakan biodiesel pada tahapan sebelumnya, mulai dari B35 hingga B40, turut menjadi referensi dalam memasuki penerapan B50. Setiap peningkatan kadar biodiesel diikuti dengan penyesuaian prosedur pemeriksaan, pemeliharaan, pengelolaan bahan bakar, serta kompetensi pekerja yang menangani sarana diesel.

Sejalan dengan penerapan energi yang lebih berkelanjutan pada sarana, KAI juga memperkuat kontribusinya dalam menjaga distribusi energi nasional melalui layanan logistik berbasis kereta api.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, KAI melayani distribusi sebanyak 1.338.180 ton BBM, meningkat 4,66 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 1.278.621 ton. Komoditas tersebut mencakup beragam jenis bahan bakar yang dibutuhkan masyarakat dan sektor strategis nasional.

Salah satu layanan tersebut adalah distribusi bahan bakar pesawat atau avtur dari Stasiun Cilacap menuju Stasiun Rewulu. Dari Rewulu, avtur diteruskan untuk mendukung kebutuhan operasional penerbangan di Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport di Kulon Progo.

Layanan ini menempatkan kereta api sebagai bagian dari rantai pasok energi yang menghubungkan pusat penyediaan bahan bakar dengan wilayah pengguna. Kapasitas yang besar, perjalanan yang terjadwal, serta pengendalian operasional yang terukur mendukung kelancaran pasokan energi sekaligus mengurangi beban distribusi melalui jalan raya.

“KAI menjalankan peran dari dua sisi. Pada operasional sarana diesel, kami menerapkan B50 sebagai bagian dari transisi energi. Pada layanan logistik, KAI menjaga kelancaran distribusi BBM, termasuk avtur yang mendukung aktivitas penerbangan di Bandara YIA,” jelas Anne.

Penerapan B50 dan peningkatan layanan distribusi BBM memperlihatkan keterhubungan antara transportasi, energi, dan aktivitas ekonomi. Keandalan sarana diesel mendukung perjalanan kereta api, sementara kelancaran layanan logistik membantu menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, industri, serta konektivitas antarmoda.

“KAI akan terus meningkatkan kesiapan sarana, kualitas pemeliharaan, kompetensi pekerja, dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Langkah tersebut penting agar dukungan KAI terhadap kebijakan energi nasional berjalan dengan tetap mengutamakan keselamatan, keandalan operasi, dan kualitas layanan,” tutur Anne.

Tags: #2026#biodiesel#energi terbarukan#Juli#lokomotif#PT Kereta Api Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related News

Dari Kebun ke Kebun, GAPKI Satukan Anggota Tingkatkan Produktivitas Sawit Nasional

Dari Kebun ke Kebun, GAPKI Satukan Anggota Tingkatkan Produktivitas Sawit Nasional

28 Mei 2026

Should HR report to finance? here are 3 things you should consider

17 Oktober 2024
PT NAL Berhasil Padamkan Karhutla di Kecamatan Bulik Lamandau

PT NAL Berhasil Padamkan Karhutla di Kecamatan Bulik Lamandau

25 Agustus 2026

Link

Tentang Kami
Pedoman Media Siber
Redaksi

BROWSE BY TAG

#2025 #2026 #Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta #Andi Amran Sulaiman #Badan Pengelola Dana Perkebunan #biodiesel #budidaya #CPO #crude palm oil #ekspor #Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia #hilirisasi #Indonesia #Indonesian Sustainable Palm Oil #industri sawit #kebakaran hutan dan lahan #kelapa sawit #Kementerian Perdagangan #Kementerian Pertanian #laba bersih #Menteri Pertanian #minyak goreng #Minyakita #minyak sawit #PalmCo #pelatihan #pemerintah #Peremajaan Sawit Rakyat #perkebunan #petani sawit #Prabowo Subianto #Presiden #produksi #produktivitas #PT Agrinas Palma Nusantara #PT Astra Agro Lestari #PTPN IV #PT Sumberdaya Indonesia Berjaya #Riau #sertifikasi #Sinar Mas Agribusiness and Food #Tandan Buah Segar #UMKM Economy Strategy

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Budidaya
  • Regulasi
  • Harga
  • Inovasi
  • Lingkungan
  • Korporasi
  • Smallholder

© 2024 Palmoil.id - Informasi Berita.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?